Arti Astaghfirullah dalam Bahasa Arab dan 10 Keutamaannya (Lengkap)

Arti Astaghfirullah dalam Bahasa Arab dan 10 Keutamaannya (Lengkap)

Arti Astaghfirullah – Merupakan kalimat yang memilikii makna meminta ampunan kepada Allah SWT. di sini akan saya jelaskan arti dari astagfirullah dalam bahasa arab yang lengkap.

Arti Astaghfirullah

arti astaghfirullah
arti astaghfirullah

Kalimat Istighfar yg berasal dari bahasa (Arab: إستغفار, Istiġfār) atau Astaghfirullah (أستغفر الله‎ ʾastaġfiru l-lāh) merupakan pekerjaan meminta maaf atau memohon keampunan kepada Allah yg apa yg telah dilakukan oleh umat Islam. Hal semacam ini merupakan perbuatan yg dianjurkan dan penting di dalam ajaran Islam.

Pekerjaan ini secara harfiah dilakukan dengan cara continue, perkataan dalam bahasa Arab astaghfirullah, yg berarti “Saya memohon ampunan kepada Allah”. Seorang Muslim melafadzkan perkataan ini beberapa kali, bukan saja ketika meminta ampun dari Allah sebagai doa, malah juga ketika dia sedang berbicara dengan orang lain.

Jika seorang Muslim ingin mencegah dari melakukan perbuatan yg salah, atau saat ia mau membuktikan bahwa dia tidak bersalah pada satu peristiwa dia menggunakan pernyataan ini. Usai salat, seorang Muslim dianjurkan mengucapkan perkataan ini sebanyak tiga kali.

Istighfar terhadap filosofinya Islam memiliki makna seseorang yg selalu memohon ampunan atas kesalahan yg telah di perbuat dan terus berusaha untuk menaati perintah Tuhan dan tidak melanggarnya kembali. Di dalam agama Islam, Arti Istighfar tidak hanya berada pada pengucapannya saja,

namun pada seberapa khusuk seseorang yg beristighfar memaknai dan menghayati apa yg ia ucapkan, dalam konteks yg lebih jauh lagi, supaya ia selalu mengingat Allah SWT. di waktu ia tergoda untuk melakukan perbuatan dosa, dan apabila telah melakukan dosa, maka mengucapkan kalimat istighfar adalah titik baginya untuk bertekad tidak mengulangi perbuatannya

Tulisan Arab Astaghfirullah

tulisan arab astaghfirullah
tulisan arab astaghfirullah

Ayat Istighfar dalam Al Quran

arti astaghfirullah
Ayat Istighfar

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ , أُولَئِكَ جَزَاؤُهُمْ مَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ
“Dan (juga) orang-orang yg apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun (beristighfar) terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yg dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yg di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yg beramal.” (QS. Ali Imran: 135-136).

yg dimaksud istighfar pada ayat yg telah kita baca adalah menyesal dan tidak terus menerus berbuat dosa. Ia melafadzkan ‘Allahummaghfirlli, astaghfirullah’ (Ya Allah, ampunilah aku. Ya Allah, aku memohon pengampunan pada-Mu), lalu disertai dengan menyesali dosa dan Allah mengetahui hal itu dari hatinya tanpa terus menerus berbuat dosa bahkan disertai tekad untuk meninggalkan dosa tersebut.

Jadi, apabila seseorang ‘astaghfir’ atau ‘Allahummaghfir lii’ dan dimaksudkan untuk taubat yaitu disertai penyesalan, kembali taat dan bertekad tidak akan mengulangi dosa lagi, inilah taubat yg sesungguhnya.

Keutamaan Istighfar yang Luarbiasa

arti astaghfirullah
Keutamaan Istighfar
  1. Diampuni dosanya, Sepertihal nya dalam firman Allah dalam QS Al Muzzammil [73]: 20, “Dan mohonlah ampunan kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayg”. Sebab, setiap dosa meninggalkan noda hitam pada hati dan noda hitam itu bisa lenyap dengan istighfar.
  2. Menjadi penyebab turunnya air hujan yg menghilangkan kekeringan dan menyebabkan kesuburan terhadap tanah.
  3. Dilapangkan rezeki dan harta sehingga makmur dan sejahtera dalam hidupnya.
  4. Diberi kemudahan dalam mendapatkan anak dan keturunan.
    Tiga keutamaan terakhir ditegaskan Allah dalam ayat alqur’an, “Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.”
  5. Ditambah kekuatannya, Firman Allah dalam kitab alqur”an, “Dan (dia berkata): ‘Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yg sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa,’” (QS Hud [11]: 52).
  6. Dimudahkan segala urusannya dimuka bumi, Hadist Rasulullah,(HR Ibnu Majah no. 3951dan Abu Daud no. 1520, dan di-dha’if-kan oleh Albani). “Barangsiapa membiasakan diri untuk beristighfar, Allah akan memberikan jalan keluar baginya dari setiap kesulitan, akan memberikan kebahagiaan dari setiap kesusahan, dan akan memberi rezeki dari arah yg tidak disangka-sangka,”
  7. Diberi kenikmatan yg baik secara terus-menerus. Allah berfirman dalam kitab alqur”an, “Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya. (jika kamu mengerjakan yg demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yg baik (terus-menerus) kepadamu sampai kepada waktu yg telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yg mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat,” (QS Hud [11]: 3).
  8. Dihindarkan bala dan bencana. Firman-Nya, “Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun,” (QS Al Anfaal [8]: 33).
  9. Penyebab turunnya rahmat Allah. Allah berfirman dalam kitab alqur”an, “Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat,” (QS An Naml [27]: 46).
  10. Dihapus kejelekannya dan diangkat derajatnya. Allah berfirman dalam kitab alqur”an, “Dan barangsiapa yg mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayg,” (QS An-Nisa’ [4]: 110).

Arti Astaghfirullah

Leave a Comment