Fungsi Administrasi : Pengertian, Keuangan, Pendidikan, Kepegawaian, Perkantoran

Fungsi Administrasi : Pengertian, Keuangan, Pendidikan, Kepegawaian, Perkantoran

Fungsi Administrasi – Administrasi sering kita jumpai pada perusahaan ataupun kantor, karna setiap kantor ataupun perusahaan harus memiliki di bagian administrasi. Untuk lebih jelasnya lagi marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

Pengertian Fungsi Administrasi

pengertian fungsi administrasi
Pengertian fungsi administrasi

administrasi dalam penjelaswan sederhananya merupakan kegiatan penyusunan dan pencatatan data serta informasi (drafting and recording data + information) secara sistematis dengan tujuan untuk menyediakan keterangan serta memudahkan memperolehnya kembali secara keseluruhan dan dalam satu hubungan satu sama lain.

Pengertian administrasi yang telah dipaparkan diatas menyamakan dengan definisi tata usaha. Namun pengertian administrasi yang lebih luas lagi cangkupan nya yaitu merupakan kegiatan kerja sama yang dilakukan sekelompok orang berdasarkan pembagian kerja sebagaimana ditentukan dalam struktur dengan mendayagunakan sumber daya untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

Dengan istilah lain, pengertian administrasi meliputi segala aktifitas dari pengaturan hingga pengurusan kelompok orang yg mempunyaii diferensiasi pekerjaan untuk mencapai suatu tujuan yang telah diplaning.

Namun secara etimologi, administrasi sendiri merupakan bahasa Yunani yang memiliki arti “Administrare” atau administer yang berarti mengendalikan, mengelola atau menangani urusan urusan seperti negara, pemerintahan, rumah tangga ataupun pengelolaan suatu bisnis/usaha.

Fungsi Administrasi

fungsi administrasi
Fungsi administrasi

Adminstrasi sangatlah berguna teruma tama bagi perkantoran umum nya, karna hal ini merupakan bagian yang perlu ada di setiap usaha atau bisnis. Adapun fungsi-fungsi dari administrasi pada umum nya:

  1. Planning atau disebut dengan Perencanaan merupakan penyusun perencanaan memerlukan kegiatan adminitrasi, seperti pengumpulandata, pengolahan data, penyusunan perencanaan.
  2. Organizing atau disebut dengan pengorganisasian adalah aktivitas menyusun dan membentuk jaringan kerja anatara orang-orang sehingga terwujud suatu kesatuan usaha dalam mencapai tujuan-tujuan yang telah diatur.
  3. Staffing merupakan salah satu fungsi dari manajemen yang menyusun personalia pada suatu organiasik mulai dari merekrut tenaga kerja, pengembangannya sampai dengan usaha untuk setiap tenaga petugas memberi daya guna yang maksimal kepada organisasi.
  4. Directing atau disebut dengan pengarahan atau bimbingan merupakan fungsi manajemen yang berhubungan usaha memberi bimbingan, saran, perintah-perintah, untuk tugas yang dilaksanakan dengan baik dan benar-benar tertuju dari yang telah ditetapkan dari awal.
  5. Coordinating yakni bagian dari fungsi manajemen untuk bertindak dg sejumlah kegiatan supaya berjalan baik dengan menghindari terjadinya kekacauan dan kegagalan, percekcokan, kekosongan kegiatan yang dilakukan dengan menggabungkan, menyatukan dan menyelaraskan pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerja sama yang terarah dalam usaha untuk mencapai tujuan dari organisasi.
  6. Reporting merupakan manajemen yang berada pada penyampaian perkembangan atau hasil dari kegaitan dengan pemberian keterangaan dari tugas dan fungsi para pejabat yang lebih tinggi baik lisan maupun tulisan sehingga memungkinkan dalam menerima laporan dapat memperoleh gambaran tentang pelakasanaan tugas orang yang memberi laporan.
  7. Budgeting merupakan suatu kegaitan yang perencanaan dan mengelola yang berkelanjutan mengenai keuangan atau anggaran yang telah ditetapkan.

Fungsi Administrasi keuangan

fungsi administrasi keuangan
Fungsi administrasi keuangan

Fungsi Administrasi Keuanga merupakan suatu upaya pengelolaan yang mencakup semua aktivitas yang berhubungan dengan keuangan guna mencapai tujuan suatu perusahaan atau organisasi yang telah di rencanakan.

Mengacu pada pengertian administrasi keuangan di atas, fungsi administrasi keuangan secara umum adalah sebagai berikut:

Fungsi investasi

Fungsi administrasi keuangan yang pertama adalah sebagai investasi, dalam hal ini adalah semua aktivitas pengelolaan dana ke dalam aktiva-aktiva yang dipakai untuk mencapai tujuan organisasi. Investasi bisa diperoleh dari modal organisasi atau dari luar. Invetasi dapat pecah menjadi dua kelompok, yaitu:

  • Investasi dalam jangka pendek, semisalnya kas, piutang, persediaan, dan sebagainya.
  • Investasi dalam jangka panjang, semisalnya tanah, gedung, peralatan produksi, kendaraan, dan sebagainya.

Fungsi mencari dana

Fungsi administrasi keuangan yang keduan fungsi mencari dana yaitu merupakan fungsi untuk mencari modal untuk membiayai semua aktivitas yang dilakukan oleh organisasi. Tidak Cuma itu, ia juga berfungsi untuk memilah dan memilih berbagai sumber dana yang tepat untuk masing-masing jenis kebutuhan.

Dalam artian, suatu perusahaan harus memilih dan memilah apakah dana diambil dari pinjaman jangka pendek, pinjaman jangka panjang, atau dari modal perusahaan itu sendiri.

Fungsi pembelanjaan

Fungsi administrasi keuangan yang ke tiga yaitu sebagai pembelajaan yang merupakan semua kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan dana yang digunakan untuk membiayai seluruh kegiatan, baik itu dana milik sendiri maupun dana dari luar. Dengan kata lain, peran pembelanjaan di sini berkaitan dengan proses produksi maupun pendukung proses produksi.

Fungsi pembagian laba

Fungsi administrasi keuangan yang ke empat yakni sebagai pembagian laba, kegiatan hal ini merupakan pembuatan dan penentuan aturan dalam pembagian keuntungan hasil usaha. Fungsi pembagian laba juga dapat bisa dikatagorikan ke dalam fungsi mencari dana. Dalam artian, perusahaan mengusahakan mengembangkan usaha-usaha perusahaan dari dana perusahaan itu yang dipegang nya.

Fungsi Administrasi Kepegawaian

Fungsi administrasi kepegawaian
Fungsi administrasi kepegwaian

Administrasi kepegawaian merupakan semua hal yang berbentuk kegiatan atau aktivitas yang berhubungan dengan masalah pemakaian tenaga kerja atau pegawai untuk mencapai suatu tujuan.
Fungsi administrasi kepegawaian dipecah menjadi 2 (dua) hal:

Fungsi manajerial

Yakni suatu fungsi yang menyangkut dengan penggunaan pikiran, seperti: perencanaan, penegosiasian, pengarahan, dan pengendalian.

Fungsi teknis

Yaitu suatu fungsi yang menyangkut tentang teknis atau berbagai macam aktivitas yang berhubungan dengan penggunaan fisik, semisalnya: pengadaan, konpensasi, pengembangan, integrasi, pemeliharaan, maupun pemensiunan.

Namun ada fungsi umum dari adminitrasi kepegawaian yaitu

  • Perencanaan pegawai

Merupakan suatu jalan untuk menentukan segala macam kebutuhan yang diperlukan oleh pegawai dimasa depan atas dasar dari perubahan yang terjadi dan persediaan tenaga kerja yang telah tersedia. Perencanaan pegawai ialah suatu hal yang sangat penting, karena bisa membantu sebuah perusahaan atau organisasi dalam memilih sumber yang diperlukan dan bisa membantu untuk menentukan hal apa saja yang dapat dicapai dari sumber yang telah tersedia.

  • Pengorganisasian kepegawaian

Merupakan pengelompokan, penetapan, dan pengaturan segala macam kegiatan yang dianggap sangatlah penting, contoh nya semacam: menetapkan tugas terhadap seseorang, menetapkan wewenang seseorang dan lain-lain ke dalam sebuah pola khusus yang sedemikian rupa sehingga tenaga kerja atau pegawai yang bekerja didalamnya bisa saling bekerja sama dan tentu saja agar bisa mempermudah suatu perusahaan atau organisasi dalam mencapai suatu tujuannya.

  • Pengarahan pegawai

Terdapat banyak sekali konsep dan keyakinan yang berhubungan dengan motivasi pegawai, tetapi secarakeseluruhannya tidak ada kesepakatan tentang apa saja yang dapat membuat pegawai termotivasi. Apalagi terhadap perusahaan, iya mencipta analisis yg sangat mendalam yang berkaitan dengan apa saja yang bisa membuat pegawainya termotivasi merupakan hal yang tidak praktis, akan tetapi terdapat berbagai aturan yang praktis yang dapat diikuti setidaknya untuk bisa membantu memotivasi seluruh karyawan nya dan tentu saja dapat meningkatkan kepuasan kerja.

  • Pengendalian pegawai

Pengawasan wujud bagian dari pengendalian, yakni merupakan sebuah proses untuk mengukur tingkat ke efektifan sebuah pekerjaan dari tenaga kerja dalam hal memberikan kontribusi pada pencapaian tujuan perusahaan atau organisasi. Setiap sikap dar tindakan pengawasan hal yang dibutuhkan adalah tolak ukur yang fungsinya untuk mengukur tingkat keberhasilan dalam berkerja, dalam penilaian kerja, hal ini biasa dikenal dengan standar kerja.

Fungsi Administrasi Pendidikan

fungsi administrasi pendidikan
Fungsi administrasi pendidikan

Administrasi Pendidikan merupakan proses atau upaya tercapainya suatu tujuan pendidikan dengan memperhatikan berbagai komponen yang ada dalam pendidikan sehingga dapat melakukan perbaikan sistem pendidikan dengan memanfaatkan berbagai perangkat pendukung aktivitas belajar dan mengajar.

Terdapat banya cara yang bisa dilakukan untuk mencapai tujuan manajemen pendidikan tersebut. contoh pada skala kecilnya, memastikan masyarakat mendapatkan pendidikan wajib belajar 9 tahun, melanjutkan ke sekolah menengah atas, bahkan perguruan tinggi bila memungkinkan untuk lanjut.

Di dalam berbagai makalah yang sering saya baca, disebutkan bahwa pendidikan bukan hanya dalam bidang akademis saja yang berlaku, tapi juga mencakup pendidikan lainnya. Misalnya pendidikan karakter yang didapatkan dari pendidikan keahlian, pendidikan tata krama, keluarga, dan lain-lain.

Dalam artian Singkatnya, administrasi pendidikan ialah keseluruhan proses dan kegiatan-kegiatan bersama yang perlu dilakukan oleh semua pihak yang ada kaitannya dengan tugas-tugas pendidikan. Secara umum fungsi administrasi pendidikan ada 8 bagian yang diantaranya merupakn:

  • Planning

Dalam administrasi pendidikan ada Palning (perencanaan) yang isi-nya mencakup apa saja yang akan dilakukan, dan bagaimana cara melakukannya.

  • Organizing

Dalam administrasi pendidikan ada Pengorganisasian yang merupakan kegiatan penyusunan dan pembentukan hubungan kerja antar individu. Dengan hal seperti itu, kesatuan usaha dalam upaya pencapaian maksud dan tujuan administrasi pendidikan dapat terwujud.

  • Coordinating

Dalam administrasi pendidikan ada Coordinating (Kordinasi) yang merupakan upaya yang dilakukan untuk menghindari terjadinya kesimpangsiuran dalam bertindak. Dengan kata lain, kordinasi merupakan kegiatan yang membawa manusia, material, ide, teknik, dan tujuan ke dalam suatu hubungan yang harmonis serta produktif sesuai yang diharapkan.

  • Comunicating

Dalam administrasi pendidikan ada Comunicating (Komunikasi) merupakan hal yang sangat penting dalam pelaksanaan suatu program pendidikan. Aktivitas komunikasi dalam administrasi pendidikan mencakup penyebaran dan penyampaian gagasan dan maksud, baik secara tertulis maupun lisan.

  • Pengawasan

Dalam administrasi pendidikan ada Pengawasan (Supervison), karna Dalam pelaksanaan program pendidikan tentu harus disertai dengan adanya pengawasan. Dalam proses pengawasan program pendidikan harus dilakukan dengan teliti agar tujuan pendidikan dapat tercapai sesuai yang diaharapkan.

  • Kepegawaian

Dalam administrasi pendidikan ada Fungsi kepegawaian (Staffing)yang sudah berjalan mulai dari proses perencanaan dan pengorganisasian. Dalam kasusi ini, administrasi pendidikan mengupayakan agar yang dipilih untuk menduduki jabatan tertentu adalah orang-orang yang memiliki kemampuan dan kapabilitas sesuai dengan jabatan yang telah di amanahkan.

  • Penganggaran

Dalam administrasi pendidikan ada Pengaggaran ( Budgeting) yang merupakan anggaran biaya yang direncanakan dan direalisasikan untuk pencapaian tujuan administrasi pendidikan.

  • Penilaian (Evaluating)

Kegiatan evaluasi ini memiliki tujuan untuk meneliti dan memahamii efektivitas pelaksanaan proses keseluruhan organisasi dalam upaya pencapaian hasil sesuai program yang ditetapkan dalam kaitannya untuk pencapaian tujuan suatu pendidikan.

Fungsi Administrasi Perkantoran

fungsi administrasi perkantoran
Fungsi administrasi perkantoran

Administrasi Perkantoran yakni serangkaian aktivitas rutin di dalam suatu organisasi yg berhubungan dengan pengelolaan data dan informasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut secara sistematik. Makna administrasi perkantoran dalam arti sempit merupakan semua kegiatan teknis dan punya peranan pokok dalam pelaksanaan kegiatan operatif, menyajikan laporan pada direksi, serta berperan dalam menciptakan organisasi perusahaan yang lebih baik dan efektif.

Sedangkan dalam arti yang lebih meluas, administrasi perkantoran dapat diterjemahkan sebagai aktivitas planing, mengorganisir, mengarahkan, menyelenggarakan, serta mengawasi berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan ruang lingkup di kantor dan tata usaha yang tertib.

Secara umumnya fungsi administrasi perkantoran ada 5yang berkaitan dengan operasional suatu organisasi. Berikut ini kami uraikan fungsi administrasi perkantoran tersebut:

  1. Fungsi Rutin, yakni fungsi administrasi yg memerlukan pemikiran yg logis minimal mencakup pengarsipan & penggandaan.
  2. Fungsi Teknis, yakni fungsi administrasi yang membutuhkan pendapat, keputusan, serta keterampilan perkantoran yang mumpuni.
  3. Fungsi Analis, yakni fungsi administrasi yang membutuhkan cara berpikir kritis namun juga di sertai kreatif serta kemampuan memutuskan sesuatu dengan cepat dan tepat.
  4. Fungsi Interpersonal, yakni fungsi administrasi yang membutuhkan analisis dan penilaian sebagai dasar dalam memutuskan sesuatu serta keterampilan dalam berkomunikasi dengan orang lain.
  5. Fungsi Manajerial, yakni fungsi administrasi yang membutuhkan perencanaan, pengorganisasian, pengukuran, dan memberikan motivasi.

Fungsi Administrasi

Leave a Comment