Fungsi Kemasan: Pengertian, Jenis, Tujuan & Trik Kemasan Menarik

Fungsi Kemasan: Pengertian, Jenis, Tujuan & Trik Kemasan Menarik

Fungsi Kemasan – Mungkin pada saat ini kita cuma mengetahui bahwa sebuah kemasan cuma berfungsi sebagai pelindung bagi sebuah produk, padahal masih banyak loh fungsi kemasan yang wajib anda ketahui. Baik itu kemasan pada produk kerajinan, ataupun produk lainnya. Mari kita lanjutkan untuk menambah wawasan kita.

Pengertian Kemasan

fungsi kemasan
Fungsi kemasan

 

Apa itu kemasan? Pengertian Kemasan merupakan tempat ataupun pembungkus yang berguna untuk mencegah ataupun meminimalisir terjadinya kerusakan pada barang yang dikemas ataupun dibungkusnya. Sedangkan definisi pengemasan merupakan suatu proses memberi tempat ataupun pembungkus kepada suatu produk.

Pengertian kemasan juga bisa diartikan sebagai suatu sistem yang disusun sedemikian rupa untuk mempersiapkan barang/ produk supaya bisa didistribusikan, dijual, disimpan, dan digunakan. Tujuan penting pemberian kemasan pada produk merupakan untuk melindungi dan mencegah kerusakan terhadap apa yang dijual industri.

Kecuali itu, kemasan juga bisa sebagai waktu informasi dan pemasaran yang baik dengan menjadikan desain kemasan yang kreatif sehingga lebih menarik dan mudah diingat konsumen.

Fungsi Kemasan Pada Sebuah Produk

fungsi kemasan
Fungsi kemasan
  • Menjaga produk pada saat proses distribusi

Fungsi kemasan yang awal merupakan menjaga produk pada saat distribusi. Karena apabila sebuah produk dikirim dari produsen kepada konsumen ataupun dari pabrik kepada pengecer pastinya menggunakan proses distribusi ataupun pengiriman.

Nah, pada saat proses itulah barang tersebut dijaga oleh kemasan, sehingga tidak tercecer, tumpah, dan lain lain. Terutama apabila produk anda mudah rusak dan tumpah, seperti cairan dan butiran.

  • Melindungi dari pengaruh kawasan luar

Lingkungan luar juga bisa berpengaruh loh terhadap kualitas dari produk anda, karena terdapat banyak jenis produk yang paling mudah terpengaruh dari kawasan luar, pastinya pengaruh naif dari kawasan luar bisa membahayakan lebih-lebih merusak produk anda.

Misal saja produk anda merupakan produk yang mempunyai bau tajam, cairan berbahaya, dan gas berbahaya. Pastinya dengan adanya kemasan bisa melindungi produk anda dari pengaruh naif kawasan luar. Nah, kemasan juga bisa melindungi produk anda dari sinar ultraviolet, angin lembab, panas, benturan, mikroba, kotoran, dan yang bisa merusak dan menurunkan mutu produk anda lainnya.

  • Menunjukkan bukti diri produk

Selain melindungi produk, menjaga produk saat proses distribusi ataupun pengiriman, ternyata fungsi kemasan juga bisa menunjukkan bukti diri dari sebuah produk. Apalagi apabila produk anda sudah dipakai oleh banyak orang, pastinya orang tersebut tentu selalu ingat produk anda dari kemasannya, sehingga dari kemasan tersebut anda jadi mudah untuk mendapatkan banyak pelanggan.

Nah, saran saya merupakan gunakan kemasan yang unik, akan tetapi tidak menurunkan nilai fungsinya. Usahakan kemasan yang eksotis tersebut mudah di ingat oleh para pembeli anda, sehingga produk anda mendapatkan banyak pelanggan.

  • Meningkatkan efisiensi

Kemasan juga bisa meningkatkan efisiensi. Maksudnya apa tuh? Jadi, kemasan anda bisa menggampangkan penghitungan jumlah produk. Misal anda menuliskan 1 lusin, 1 gross, 1/2 lusin, dan beda lain. Nah, itu juga termasuk salah satu fungsi kemasan.

  • Memberi kenyamanan

Nah, usahakan juga kemasan anda bisa memberi kenyamanan kepada para pelanggan anda. Ini bisa jadi salah satu hal yang bisa meningkatkan nilai jual produk anda. Karena banyak orang yang membeli suatu produk dengan menatap kemasannya,

apabila produk anda menghadiahkan rasa nyaman terhadap para pembeli dan pelanggan, pastinya orang tersebut tentu menunjuk produk anda dibanding produk saingan profit bukan?
Untuk itu kemasan juga berfungsi untuk memberi kenyamanan kepada para konsumen dan pelanggan anda.

  • Memperpanjang pemakaian produk

Kemasan juga bisa untuk mengawetkan produk, semisal merupakan kemasan pada kecap dan sirup, kemasan kecap dan sirup banyak yang menggunakan botol plastik, sang produsen berfikir untuk memperpanjang pemakaian produk, karena apabila menggunakan botol kaca ataupun beling pastinya mudah pecah. Kan rugi apabila modern beli ehh langsung pecah karena jatuh sedikit.

  • Mengurangi biaya produksi

Fungsi yang ketujuh merupakan mengurangi biaya produksi, sesungguhnya anda bisa mengakali kemasan anda dengan barang barang yang lebih murah, akan tetapi awet berkualitas, sehingga biaya produksi yang anda keluarkan sebagai lebih sedikit.

Namun beda lagi apabila anda mengandalkan kemasan sebagai nilai tambah dan nilai jual bagi produk anda, bisa jadi biaya produksi yang anda keluarkan untuk menjadikan kemasan lebih banyak dibanding biaya dari produk anda.

  • Menambah upaya daya tarik dan harga

Fungsi kemasan bagi sebuah produk yang terakhir merupakan menambah upaya tarik dan menambah nilai jual ataupun harga. Karena kemasan bisa meningkatkan upaya tarik dan juga harga pada sebuah produk, maka tugas bagi produsen merupakan menyediakan kemasan yang bagus, unik, dan berkualitas tinggi. supaya para pembeli dan pelanggan anda tidak kecewa.

Anda juga bisa mengfungsikan warna warna yang cerah yang dipadukan sehingga nampak lebih cantik, mengikuti tren masa kini, terkesan bahwa produknya merupakan produk berkualitas tinggi, dan terkesan bahwa produk di dalamnya merupakan produk mahal dan terbaik yang pernah ada.

Jenis Jenis Kemasan

jenis kemasan
Jenis kemasan
  • Kemasan Berdasarkan Struktur Isi

a. Kemasan Primer
Bahan kemas yang langsung mewadahi produk (misalnya kaleng susu, botol minuman, dll).

b. Kemasan Sekunder
Kemasan yang fungsi utamanya melindungi kelompok kemasan lainnya, seperti kotak karton untuk tempat kaleng susu, kotak kayu untuk tempat buah-buahan yang dibungkus dan sebagainya.

c. Kemasan Tersier dan Kuarter
Kemasan yang dibutuhkan untuk menyimpan, pengiriman ataupun identifikasi. Kemasan tersier biasanya dipakai sebagai pelindung selama pengangkutan.

  • Berlandaskan frekuensi pemakaiannya

a. Kemasan Sekali Pakai (Disposable)
Kemasan yang langsung dibuang sesudah satu kali pakai. semisal bungkus plastik, bungkus permen, bungkus daun, karton dus, makanan kaleng.

b. Kemasan Dipakai Berulang Kali (Multi Trip)
Kemasan jenis ini biasanya tidak dibuang oleh konsumen, tentu tetapi dikembalikan lagi pada biro penjual untuk terus dimanfaatkan ulang oleh pabrik. semisal botol minuman dan botol kecap.

c. Kemasan yang Tidak Dibuang (Semi Disposable)
Kemasan ini umumnya dipakai untuk kepentingan lain di rumah konsumen sesudah dipakai. semisal kaleng biskuit, kaleng susu dan bermacam jenis botol.

  • Berlandaskan Tingkat Kesiapan Pakai

a. Kemasan Siap Pakai
Bahan kemas yang siap untuk diisi dengan bentuk yang telah sempurna sejak muncul dari pabrik. semisal merupakan tempat botol, tempat kaleng, dan sebagainya.

b. Kemasan Siap Dirakit
Kemasan yang masih memerlukan tahap perakitan sebelum pengisian, contohnya kaleng pada bentuk lempengan dan silinder fleksibel, tempat yang terbuat dari kertas, foil ataupun plastik.

Itulah beberapa hal yang bisa dipelajari mengenai kemasan pada sebuah produk. Kemasan erat kaitannya dengan proses produksi dan perhitungan stok barang. Kini, Anda bisa membuat perhitungan stok barang dengan lebih mudah menggunakan software akuntansi. Salah satu software akuntansi yang bisa Anda gunakan merupakan Jurnal. Untuk info lebih terus mengenai karakteristik Jurnal.

Manfaat Kemasan dan Tujuannya MenurutĀ  Ahli-nya

fungsi kemasan
Fungsi kemasanq

Louw dan Kimber (2007) mengatakan setidaknya terdapat tujuh manfaat dan tujuan dibuatnya kemasan suatu produk/ barang. Berikut penjelasannya:

  1. Physical Production; Pembuatan kemasan bertujuan untuk melindungi produk/ barang dari suhu, getaran, guncangan, tekanan dan sebagainya yang terdapat di sekitarnya
  2. Barrier Protection; Pemasangan kemasan pada suatu produk/ barang bertujuan untuk melindunginya dari hambatan oksigen uap air, debu dan lain sebagainya.
  3. Containment or Agglomeration; Pengemasan barang juga bertujuan untuk pengelompokkan sehingga proses penanganan dan transportasi sebagai lebih efisien.
  4. Information Transmission; Pada kemasan juga bisa dicantumkan mengenai trik menggunakan transportasi, siklus ulang, dan membuang kemasan ataupun stiker tersebut.
  5. Reducing Theft; Pemasangan kemasan pada produk/ barang juga bertujuan untuk mencegah pencurian dengan menatap kerusakan fisik pada kemasan.
  6. Convenience; Kemasan ialah karakteristik yang menambah kenyamanan pada distribusi, penanganan, penjualan, tampilan, pembukaan, kembali penutup, penggunaan dan dipakai kembali.
  7. Marketing; Desain kemasan dan stiker bisa dimanfaatkan oleh pemasar untuk mendorong calon pembeli untuk membeli produk.

Tips Membuat Kemasan yang Menarik

fungsi kemasan
fungsi kemasan

Setelah mengetahui pengertian kemasan beserta fungsi dan tujuan pembuatan kemasan, kemudian bagaimana trik menjadikan kemasan yang menarik? Berikut ini tips-tipsnya:

1. menjadikan Desain Kemasan yang Unik

Salah satu point penting pada membentuk kemasan merupakan dengan mendesainnya secara unik, inovatif dan berlainan dari produk lainnya. Kemasan yang eksotis paling efektif untuk menarik minat masyarakat dan menjadikan penasaran.

Sebagai contoh contohnya saat di rak supermarket berderet kemasan berbentuk kotak, terus Anda menjadikan kemasan yang berbentuk bulat maka secara otomatis konsumen tentu mengamatinya dengan seksama dan penasaran berkenaan isi didalamnya.

2. Desain Kemasan Sesuai sasaran Market

Desain kemasan yang dipakai hendaknya disesuaikan dengan sasaran pasar. contohnya apabila sasaran pasar Anda merupakan anak-anak umur 5-12 tahunan maka buatlah desain kemasan bisa ditambahkan gambar kartun yang paling digemari anak-anak ataupun dengan bentuk kemasan yang menyerupai mainan. seperti itu juga apabila targetnya orang dewasa maka desain juga wajib menyesuaikan.

3. menjadikan Kemasan dengan Beberapa Ukuran

Jika produk yang Anda jual ialah produk baru, usahakan untuk menjadikan kemasan dengan bermacam ukuran contohnya small, medium dan large. Masyarakat condong tentu menunjuk kemasan yang paling kecil untuk produk yang modern dirilis.

4. Mencantumkan Informasi Produk Secara Lengkap

Jangan lupa untuk mencantumkan informasi produk pada kemasan. contohnya secara standar kemasan mencantumkan komposisi produk, jenis produk, trik penggunaan dan tanggal kadaluarsa. Konsumen condong tidak tertarik pada produk yang mempunyai informasi minim

Terimakasih atas kunjungan nya, semoga bisa menambahkan wawan teman teman dan bermanfaat untuk kita semua Amiin. Jangan lupa kunjungi artikel lain nya hanya di sini.

Leave a Comment