Fungsi Lembaga Sosial yang Wajib Diketahui oleh Masyarakat (Lengkap)

Fungsi Lembaga Sosial yang Wajib Diketahui oleh Masyarakat (Lengkap)

Fungsi Lembaga Sosial – Di lingkungan kita pasti sudah ada yang namnya lembaga sosial malah bisa dibilang sudah meneyelimuti lingkungan kita, namun apa Anda tahu fungsi sebenarnya dari lembaga sosial tersebut. Di sini saya akan membahas fung lembaga sosial, namun tidak hanya fungsi nya saja, di sini lengkap bererta pengertian lembaga, macam macam lembaga, ciri ciri lembaga, dan syarat terbentuk nya suatu lembaga.

Pengertian Lembaga Sosial

pengertian lembaga sosial
Pengertian lembaga sosial

Tahukah Anda apa yg di maksud lembaga sosial? Pengertian lembaga sosial merupakan kelompok sosial yg timbul karna adanya nilai, kepribadian, norma istiadat, dan unsur lainnya yg berkembang terhadap ruang lingkup masyarakat. Lembaga sosial ini timbul karena adanya kebutuhan dan keinginan masyarakat tentu keteraturan pada menjalani kehidupan bersama.

Pertumbuhan masyarakat yg semakin besar menjadikan kehidupan bermasyarakat sebagai semakin kompleks. Berbagai kebutuhan dan pemanfaatan sumber upaya alam wajib diatur sedemikian rupa supaya tidak terjadi chaos. Inilah yg mendasari terbentuknya lembaga sosial di masyarakat.

Pengertian Lembaga Sosial Menurut Para Ahli

fungsi lembaga sosial
Fungsi lembaga sosial

Supaya lebih memahami pembahasan mengenai apa arti lembaga sosial, kita bisa menatap beberapa pendapat para ahli. Berikut merupakan pengertian lembaga sosial berdasarkan para ahli:

  • Paul Horton dan Chester L.Hunt

Menurut Paul Hourton dan Chester L. Hunt, pengertian lembaga sosial merupakan sistem norma-norma sosial dan hubungan hubungan yg menyatukan nilai-nilai dan prosedur-prosedur tertentu pada rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

  • Peter L. Berger

Menurut Peter L. Berger pengertian lembaga sosial merupakan suatu mekanisme yg menimbulkan perilaku manusia ditekan oleh pola tertentu dan dipaksa bergerak menggunakan jalan yg dianggap sesuai dengan keinginan masyarakat.

  • W. Hamilton

Menurut W. Hamilton, definisi lembaga sosial merupakan tata cara kehidupan kelompok masyarakat, yg jikalau dilanggar tentu dijatuhi bermacam derajat sanksi.

  • Robert Morrison Maclver dan C. H. Page

Menurut Robert Maclver dan C. H. Page, pengertian lembaga sosial merupakan mekanisme ataupun tata cara yg telah diciptakan untuk mengerjakan hubungan antarmanusia yg tergabung pada suatu kelompok masyarakat.

  • Koentjaraningrat

Menurut Koentjaraningrat, arti lembaga sosial merupakan suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yg berpusat kepada kegiatan untuk memenuhi kompleksitas kebutuhan khusus pada kehidupan manusia bermasyarakat.

  • Soerjono Soekanto

Menurut Soerjono Soekanto, pengertian Lembaga sosial merupakan himpunan norma dari segala tingkatan yg berkisar terhadap suatu kebutuhan pokok pada kehidupan masyarakat.

  • Mayor Polak

Menurut Mayor Polak, pengertian lembaga sosial merupakan sistem peraturan dan norma istiadat yg mempertahankan nilai-nilai penting.

  • Leopold Von Wiese dan Becker

Menurut Leopold Von Wiese dan Becker, pengertian lembaga sosial bisa di artikan kumpulan proses antara manusia dengan kelompok yg berfungsi untuk memelihara hubungan persaudaraan serta pola-polanya sesuai dengan minat dan kepentingan individu dan kelompoknya.

Macam Lembaga Sosial

fungsi lembaga sosial
Fungsi lembaga sosial
  • Lembaga Keluarga

Keluarga dikatakan lembaga karena pada keluarga ditemukan aturan-aturan yg wajib dipatuhi oleh seluruh anggota, contohnya tata cara peringatan pulang malam bagi semua anak-anak. secara pengertian keluarga merupakan kesatuan (masyarakat) yg terkecil.

Di bawah ini merupakan beberapa fungsi dari lembaga keluarga:

  1. Fungsi reproduksi
  2. Fungsi sosialisasi
  3. Fungsi afeksi
  4. Fungsi ekonomi
  5. Fungsi pengawasan sosial
  6. Fungsi proteksi (perlindungan)
  7. Fungsi pemberian status
  • Lembaga agama

Lembaga Agama ialah sistem keyakinan dan praktik keagaman pada masyarakat. kepercayaan itu sendiri merupakan ajaran, sistem, yg mengerjakan tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan serta tata kaidah yg berkaitan dengan pergaulan manusia.

Adapun beberapa fungsi lembaga agama:

  1. Sumber panduan hidup bagi individu ataupun kelompok.
  2. Merupakan tuntutan berkenaan prinsip benar ataupun salah untuk menghindari perilaku menyimpang, seperti membunuh.
  3. Pedoman perasaan keyakinan (confidence). Siapa pun yg berbuat baik maka tentu mendapat pahala dari Tuhan.
  4. Pedoman keberadaan (existence). Keberadaan alam semesta dengan segala isinya termasuk di pada manusia wajib disikapi rasa syukur dan ikhlas.
  5. Pengungkapan keindahan (estetika). Manusia yg suka tentu keindahan bisa mengekspresikan rasa estetika dengan membangun rumah ibadah dan hal-hal beda bersangkutan dengan kepercayaan..
  6. Memberikan bukti diri kepada manusia sebagai bagian dari suatu agama, misal sebagai umat Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Khong Hu Chu.
  • Lembaga ekonomi

Mengapa masyarakat membutuhkan lembaga ekonomi? Lembaga ekonomi didirikan untuk mengerjakan kegiatan ekonomi di masyarakat. Kegiatan ekonomi di antaranya perdagangan, ketenagakerjaan, dan juga transaksi jual beli. Contoh dari lembaga ekonomi merupakan Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Swasta, dan perusahaan.

Untuk lebih jelasnya, kita tentu meninjau beberapa fungsi dari lembaga ekonomi seperti berikut:

  1. Lembaga ekonomi memberi panduan pertukaran barang
  2. Lembaga ekonomi memberi panduan berkenaan ketenagakerjaan.
  3. Lembaga ekonomi memberi panduan berkenaan cara mendapatkan barang ataupun bahan baku
  4. Lembaga ekonomi memberi panduan berkenaan harga jual barang di pasar.
  • Lembaga pendidikan

Lembaga pendidikan merupakan lembaga yg bertanggung jawab atas terselenggaranya pendidikan di masyarakat. Lembaga pendidikan paling penting untuk terus dipelihara oleh masyarakat karena fungsinya yg terpenting.

  1. Adapun beberapa fungsi lembaga pendidikan:
  2. Pendidikan memberi pengetahuan dan keterampilan.
  3. Mengembangkan potensi yg dimiliki individu demi pemenuhan kebutuhan hidupnya.
  4. Mengembangkan cara berpikir rasional.
  5. Sarana melestarikan kebudayaan dengan cara mengajarkan dan membiasakan hal-hal bersangkutan dengan kebudayaan masyarakat sekitar.

 

  • Lembaga politik

Lembaga politik merupakan lembaga yg mengerjakan semua kegiatan yg bersangkutan dengan perpolitikan negara, seperti urusaan pemerintahan daerah dan pemerintahan negara. Contoh lembaga politik yg terdapat di Indonesia merupakan Dewan Perwakilan Rakyat ataupun DPR yg berfungsi sebagai wakil rakyat di pemerintahan pusat.

Adapun fungsi lembaga politik bisa kita jelaskan sebagai berikut:

  1. Lembaga politik mengerjakan norma-norma berkenaan kekuasaan menggunakan undang-undang.
  2. Lembaga politik berfungsi sebagai pengawas atas konflik yg terjadi.
  3. Menyelenggarakan pelayanan kepada masyarakat.
  • Lembaga budaya

Lembaga budaya merupakan lembaga publik yg ditemukan pada suatu negara yg berfungsi sebagai pengembangan budaya, ilmu pengetahuan, lingkungan, seni, dan pendidikan masyarakat.

Fungsi Lembaga Sosial

fungsi lembaga sosial
Fungsi lembaga sosial

berdasarkan Soerjono Soekanto, lembaga sosial mempunyai fungsi sebagai berikut:

  1. Memberikan panduan terhadap anggota-anggota masyarakat, bagaimana mereka wajib bersikap ataupun bertingkah laku pada menghadapi masalah-masalah yg muncul ataupun berkembang di kawasan masyarakat, termasuk yg menygkut hubungan pemenuhan kebutuhan.
  2. Menjaga keutuhan masyarakat yg bersangkutan
  3. Memberikan pengarahan kepada masyarakat untuk mengadakan sistem pengendalian sosial, yakni sistem pengawasan masyarakat kepada anggota-anggotanya.[6]

Menurut Horton dan Hunt, fungsi lembaga sosial adalah:

  1. Fungsi Manifes ataupun fungsi nyata yakni fungsi lembaga yg disadari dan di akui oleh seluruh masyarakat
  2. Fungsi Laten maupun fungsi terselubung yakni fungsi lembaga sosial yg tidak disadari ataupun lebih-lebih tidak dikehendaki, jika diikuti dinilai sebagai hasil sampingan dan umumnya tidak bisa diperkirakan.

Ciri Ciri Lembaga Sosial

Setiap lembaga sosial yg terbentuk secara sengaja dan tidak sengaja harus memiliki ciri sebagai berikut;

  • Lembaga Sosial Memiliki Simbol

Setiap lembaga sosial mempunyai simbol. Simbol yg terdapat pada Lembaga Ssial difungsikan untuk mempermudah seseorang mengingat keberadaan lembaga, vlsi, misi, dan tujuan yg hendak dicapai. Simbol-simbol pada lembaga sosial tersebut bisa berupa gambar (logo), tulisan, gabungan antara gambar ataupun tulisan dan logo, serta bendera panji.

Contoh simbul pada lembaga sosial yg paling sederhana contohnya merupakan cincin pernikahan yg ialah tanda ataupun simbol bagi pasangan yg telah terikat hubungan pernikahan. Cincin pernikahan menandakan hubungan antarkedua pasangan serta simbol untuk saling melengkapi.

Selain itu, cincin pernikahan yg berbentuk melingkar, menyimbolkan cinta tanpa akhir. apabila seseorang mengenakan cincin pernikahan, masyarakat sudah bisa menyimpulkan bahwa ia sudah menikah.

Bahkan conto lain, pada Lembaga Pendidikan seseorang diharuskan memakai baju seragam. yg mana pada baju seragam yg dikenakan juga ditemukan simbol yg menunjukkan lembaga sosial yakni lembaga pendidikan. Simbol tersebut berupa logo OSIS yg selalu berada di saku kiri.

  • Memiliki Tingkat Kekekalan Tertentu

pada lembaga sosia tendapat norma sosial. Norma sosial terbentuk menggunakan kesepakatan dan proses panjang untuk mengatun kehidupan individu pada masyarakat. saat norma dirasa penting,norma mulai terlembaga dan mengerjakan kehidupan masyarakat.

Ketika lembaga sosial diciptakan masyarakat beserta asosiasinya, lembaga sosial tersebut condong bentahan berlama-lama pada kehidupan masyarakat. Bahkan, suatu lembaga sosial tentu terus diwaniskan dan generasi ke generasi selama lembaga sosial tersebut dirasa benguna oleh masyanakat.

Realitas ini mengindikasikan bahwa lembaga sosial mempunyai tingkat kekekalan tententu. Sebagai contoh lembaga pendidikan. berlandaskan sejarah, proses kelembagaan pendidikan di Indonesia dimulai sejak masa penjajah kolinel Belanda dan Japan.

Akan tetapi terhadap fakatnya lembaga pendidikan masih bisa bertahan sampai sekarang, walaupun terhadap dasarnya mengelamai banyak perubahan, seperti pergatian nama, jenjang, kurikulum, hingga terhadap proses yg paling mendalam yakni proses belajar mengajar.

  • Memiliki tradisi, baik tertulis atapun tidak tertulis

Setiap lembaga sosial yg kita kenal memuat tata cara baik tertulis atau tidak tertulis. Auturan pada lembaga sosial ini harus ditaati oleh individu yan tergabung pada lembaga sosial tersebut.

Misalnya saja pada kelembagan keluarga pada kehidupan yg kita jalani ditemukan tata cara tertulis sebagimana yg terdapat pada Undang-Undang serta adanya tata cara yg tidak tertulis sebagaimana kewajiwab suami yg wajib menafkahi istri dan anaknya, ataupun tata cara yg diharuskan setiap anggota keluarganya saling menghormati kepada seseorang yg lebih tua, dan aturan-aturan lainnya.

  • Memiliki tujuan yg jelas

Ciri khas lembaga sosial mempunyai tata cara yg jelas. tata cara ini haruslah disepakati bersama celah satu anggota dengan anggota lainnya. Oleh karenanya terdapat istilah yg mengatakan apabila lembaga sosial dibentuk untuk mengerjakan hubungan sosial pada setiap masyarakat.

  • Memiliki alat dan Kelengkapan

Tujuan lembaga sosial lainnya merupakan dengan mempunyai media dan kelengkapan untuk mencapai tujuannya. Sebagai contoh pada lembaga sosial ini. Contohnya saja merupakan TNI yg mempunyai bermacam media ALUISTA (Alat penting Sistem Pertahanan) seperyi tank, senjata, dan pesawat-pesawat tempur.

Sebagala bentuk peralatan yg dipergunakan TNI tersebut terhadap dasarnya diusahakan untuk kelengkapan lembaga sosial, khususnya lembaga pertahanan yg fungsinya adalah untuk mempertahankan kedaulatan NKRI dari Sabang samapi Meroke.

  • Memiliki pola prilaku

Ciri lembaga sosial selanjutnya merupakan mempuanyai pola prilaku, yg bisa diartikan sebagai sekumpulan pola pemikiran yg terwujud berlandaskan kegiatan kemasyarakatan dan hasil-hasilnya. Oleh karena itulah hal yg wajar jikalau pada lembaga sosial mempunyai ataupun tersusun atas norma, adat, kebiasaan, dan juga tatak kelakukan yg tergabung pada kesatuan fungsi celah satu dengan yg lainnya.

Contoh pola prilaku pada lembaga sosial ini contohnya saja merupakan di Sekolah yg ditemukan norma dan tata kelakuan yg diberlakukan kepada seluruh warga di sekolah supaya mematuhi demi terciptaan kondisi yg lebih baik.

  • Lembaga sosial memiliki kekekalan

Ciri lembaga sosial bisa dikatakan sempurna apabila mempunyai kekekalan tertentu yg sebagai tanggung jawab setiap pihak yg terdapat ddalam lembaga tersebut. Hal ini contohnya saja keberadaan MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat) RI yg saat ini dipimpin oleh Zulkifli Hasan yg bertanggung jawab sebagai salah satu lembaga politik di Indonesia.

Syarat Lembaga Sosial

fungsi lemabaga sosial
syarat lemabaga sosial

berdasarkan Koentjaraningrat kegiatan manusia ataupun kegiatan kemasyarakatan untuk sebagai lembaga sosial wajib memenuhi syarat-syarat tertentu. Persyaratan tersebut celah lain:

  1. Suatu tata kelakuan yg baku, yg bisa berupa norma-norma dan norma istiadat yg hidup pada ingatan ataupun tertulis.
  2. Kelompok-kelompok manusia yg menjalankan kegiatan bersama dan saling berkaitan berdasarkan sistem norma-norma tersebut.
  3. Suatu pusat kegiatan yg bertujuan memenuhi kompleks- kompleks kebutuhan tertentu, yg disadari dan dipahami oleh kelompok-kelompok yg bersangkutan.
  4. Mempunyai perlengkapan dan peralatan.
  5. Sistem kegiatan itu dibiasakan ataupun disadarkan kepada kelompok- kelompok yg berkepentingan pada suatu masyarakat untuk kurun masa yg lama.

Tipe Tipe Lembaga Sosial

fungsi lembaga sosial
Tipe lembaga sosial

Menurut John Lewis Gillin dan John Philip Gillin, tipe-tipe lembaga sosial dapat rangkum sebagai berikut:

Berdasarkan sudut perkembangan

  • Cresive institution yakni institusi yg tidak sengaja tumbuh dari norma istiadat masyarakat. Contoh: lembaga perkawinan, hak milik dan agama
  • Enacted institution yakni institusi yg sengaja dibentuk untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Contoh: lembaga pinjam piutang dan lembaga pendidikan

Berdasarkan sudut nilai yg diterima oleh masyarakat

  • Basic institution yakni institusi sosial yg dianggap penting untuk memelihara dan mempertahankan tata tertib pada masyarakat. Contoh: keluarga, sekolah, dan negara.
  • Subsidiary institution yakni institusi sosial yg berhubungan dengan hal-hal yg dinilai oleh masyarakat kurang bermanfaat dan berlainan di masing-masing masyarakat seperti rekreasi.

Berdasarkan sudut penerimaan masyarakat

  • Approved dan sanctioned institution yakni institusi sosial yg diterima oleh masyarakat, contohnya sekolah ataupun perusahaan dagang.
  • Unsanctioned institution yakni institusi yg ditolak masyarakat walaupun masyarakat tidak mampu memberantasnya. Contoh: sindikat kejahatan, pelacuran, dan perjudian.

Berdasarkan sudut penyebarannya

  • General institution yakni institusi yg dikenal oleh sebagian besar masyarakat dunia. Contoh: institusi agama
  • Restricted institution yakni institusi sosial yg cuma dikenal dan diikuti oleh sebagian kecil masyarakat tertentu. Contoh: lembaga kepercayaan Islam, Kristen Protestan, Hindu, dan Budha.

Berdasarkan sudut fungsinya

  • Operative institution yakni institusi yg memiliki fungsi menghimpun pola-pola ataupun cara-cara yg dibutuhkan dari masyarakat yg bersangkutan. Contoh: institusi ekonomi.
  • Regulative institution yakni institusi yg bertujuan mengawasi norma istiadat ataupun tata kelakuan pada masyarakat. Contoh: institusi hukum dan politik seperti Kejaksaan dan pengadilan

Mungkin hanya itu yang bisa saya bagikan ke teman teman, semoga bisa memberikan manfaat dan menambah wawawsan pengetahuan kita dan mohon maaf jika ada ada kata atau kalimat yang keliru, karna itu merupakan kesalahan dari saya yang tek luput dari salah. Jangan Lupa kunjungi artikel yang bermanfaat lain nya disini. Fungsi Lembaga Sosial

 

Leave a Comment