Fungsi NPWP : Pengertian, Syarat dan Cara Membuat NPWP (Lengkap)

Fungsi NPWP : Pengertian, Syarat dan Cara Membuat NPWP (Lengkap)

Fungsi NPWP – Teman teman tidak asing lagikan dengan kalimat NPWP ini, karna sudah sering kita dengar. Namun apa teman teman sudah tahu fungsi dari NPWP ini, kenapa setiap orang itu harus memiliki nya. Nah di artikel ini saya akan membahasa fungsi NPWP, namun tidak hanya fungsi saja yang kita bahas di sini lengkap sama pengertian NPWP, syarat membuat NPWP, serta cara membuat NPWP yang bener.

Pengertian NPWP

pengertian npwp
Pengertian npwp

Nomor Pokok wajib Pajak (NPWP) merupakan nomor yang diberikan kepada wajib Pajak sebagai media pada tata usaha perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri ataupun bukti diri wajib Pajak pada melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. Setiap wajib pajak cuma diberikan satu NPWP (Nomor Pokok wajib Pajak).

kecuali itu NPWP juga bisa dipergunakan untuk menjaga ketertiban pada pembayaran pajak dan pada pengawasan tata usaha perpajakan. pada hal ini berkaitan dengan dokumen perpajakan, wajib pajak diharuskan untuk mencantumkan NPWP yang dimilikinya. NPWP (Nomor Pokok harus Pajak) tersusun atas 15 digit, 9 digit awal ialah kode wajib pajak dan 6 digit berikutnya ialah kode administrasi.

Syarat Membuat NPWP

fungsi npwp
Syarat membuat npwp

Syarat membuat NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak tidak banyak. Namun, tetap saja dokumen wajib tersebut harus dipersiapkan terlebih dahulu. Tapi perlu Anda ingat. Ada perbedaan syarat membuat NPWP antara masing-masing pemohon baik untuk wajib pajak orang pribadi, wajib pajak orang pribadi pengusaha tertentu dan wajib pajak pribadi wanita kawin yang dikenai pajak secara terpisah berdasarkan keputusan hakim maupun karena menghendaki secara tertulis.

Wajib Pajak Orang Pribadi

Dibawah ini syarat pembuatan NPWP bagi wajib pajak orang pribadi yang tidak melakukan usaha atau pekerjaan bebas:

  • Fotokopi KTP bagi WNI.
  • Fotokopi Paspor dan Kartu Izin Tinggal Sementara/Kartu Izin Tinggal Tetap bagi WNA.

Orang Pribadi yang Menjalankan Usaha/Pekerjaan Bebas

Syarat menjadikan NPWP Bagi wajib pajak orang pribadi yang menjalankan usaha ataupun pekerjaan bebas adalah:

  • Fotokopi KTP bagi WNI.
  • Fotokopi paspor dan KITAS/KITAP bagi WNA.
  • Surat pernyataan bermaterai yang menerangkan kegiatan usaha dan letak kegiatan usaha yang Anda lakukan.
  • Keterangan tertulis ataupun elektronik dari penyedia jasa pelaksanaan online yang menerangkan bahwa Anda ialah kawan usaha penyedia jasa pelaksanaan online.

Wanita yang hendak Melaksanakan Hak dan Kewajiban Pajak Terpisah dari Suami

Perempuan menikah ternyata bisa mengajukan permohonan untuk melaksanakan hak dan kewajiban pajak terpisah dari suami. Berikut ini syarat NPWP wanita kawin:

  • Fotokopi KTP bagi WNI.
  • Fotokopi Paspor dan KITAS/KITAP bagi WNA.
  • Fotokopi kartu NPWP suami.
  • Dokumen perpajakan luar negeri apabila suami merupakan WNA.
  • Fotokopi Kartu Keluarga.
  • Fotokopi sertifikat perkawinan.
  • Fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan serta harta ataupun surat pernyataan yg menghendaki melakukan hak serta kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami.
  • Surat pernyataan yang telah di beri bermaterai dari pemohon yang menyatakan kegiatan usaha/pekerjaan bebas yang diusahakan dan zona ataupun letak kegiatan usaha ataupun pekerjaan bebas tersebut dilakukan.
  • Keterangan tertulis ataupun elektronik dari penyedia jasa pelaksanaan online yang menerangkan bahwa Anda ialah kawan usaha penyedia jasa pelaksanaan online.

Cara Membuat NPWP Pribadi di KPP dan Online

fungsi npwp
Fungsi npwp

Setelah persyaratan di atas terpenuhi, kini Anda sudah bisa mengajukan pembuatan NPWP. trik menjadikan NPWP pribadi paling mudah. Anda bisa menunjuk mengajukan langsung ke Kantor Pelayanan Pajak ataupun mengajukan online.

Berikut panduan trik menjadikan NPWP pribadi.

Cara membuat NPWP pribadi online

  1. aktif halaman ereg.pajak.go.id.
  2. Pilih menu agenda yang terdapat di bagian bawah.
  3. Masukkan tujuan e-mail yang masih antusias supaya verifikasi bisa dilakukan.
  4. Buka link verifikasi yang telah dikirim menggunakan e-mail.
  5. Lakukan pengisian data diri secara lengkap supaya bisa melangkah ke proses selanjutnya. Pastikan data diri yang diisikan merupakan benar.
  6. Setelah pengisian data diri selesai, aktif e-mail dan klik link verifikasi.
  7. Masuk ke sistem e-registrasi, dan seleksi menu pengajuan NPWP.
  8. Ikuti langkah-langkah pengisian dengan teliti dan pastikan data yang dilampirkan merupakan benar agar pengajuan NPWP tidak ditolak.
  9. Setelah pengisian formulir selesai, sistem tentu merekomendasikan KPP untuk mengurus pengajuan NPWP yang telah Anda buat.
  10. Klik menu token untuk mendapatkan kode eksotis sebagai syarat pengajuan NPWP.
  11. Klik kirim pengajuan dan tunggu beberapa hari untuk mendapat konfirmasi apakah pengajuan NPWP ditolak ataupun diterima. Konfirmasi tentu dikirim menggunakan e-mail.
  12. Bila status pengajuan sukses, NPWP tentu dikirim menggunakan pos ke tujuan yang telah terlampir.

Cara membuat NPWP pribadi melalui KPP

  1. Siapkan dokumen persyaratan yang telah difotokopi.
  2. Datang ke KPP terdekat dari tujuan terhadap KTP Anda. Bila tujuan domisili sekarang berlainan dengan KTP, Anda diharuskan melampirkan surat keterangan tinggal dari kelurahan.
  3. Isi formulir pengajuan NPWP.
  4. Serahkan berkas ke petugas pendaftaran.

Fungsi NPWP

fungsi npwp
Fungsi npwp

Yang perlu di pahami bahwa NPWP sangat di perlukan, kenapa? karna di bawah ini:

Sebagai Persyaratan Administrasi

Dengan mempunyai NPWP, kita tentu mendapatkan kemudahan pada mengurus persyaratan tata usaha seperti di bank. Beberapa instansi saat ini mengharuskan memasukkan nomor NPWP sebagai salah satu syarat penting ataupun syarat dokumen pendukung untuk mengurus tata usaha di zona tersebut. Beberapa pembuatan dokumen yang di dalamnya membutuhkan NPWP diantaranya merupakan berikut ini:

  1. Kredit Bank
  2. Apabila anda berminat untuk mengajukan kredit ke bank maka salah satu syarat yang dibutuhkan merupakan nomor pokok harus pajak. NPWP ialah salah satu syarat dokumen penting pada proses pembuatan kredit. Dengan difungsikannya dokumen NPWP, maka pihak bank bisa menggelontorkan Anda limit kartu kredit di atas Rp50 juta.
  3. Rekening Koran
  4. Rekening Koran merupakan informasi saldo dan mutasi rekening nasabah yang mempunyai fungsi seperti layaknya buku tabungan. Bedanya merupakan bahwa rekening koran cuma diperuntukkan tidak untuk keperluan individu melainkan untuk badan usaha ataupun perusahaan. Nah pada proses pembuatannya kita diharuskan untuk mempunyai NPWP.
  5. Pembuatan SIUP
  6. Surat izin usaha perdagangan ataupun SIUP ialah surat izin bagi seseorang ataupun badan usaha untuk bisa melaksanakan usaha perdagangan. Surat Izin Usaha Perdagangan ini berfungsi sebagai bukti pengesahan usaha yang kita miliki yang di keluarkan oleh pemerintah daerah dan dibutuhkan oleh pelaku usaha perseorangan ataupun pelaku usaha yang telah berbadan hukum. Surat Izin Usaha Perdagangan tidak cuma sekedar di butuhkan oleh usaha berskala besar saja melainkan terhadap usaha kecil dan menengah sangat lah dibutuhkan supaya usaha yang diusahakan mendapatkan pengakuan dan pengesahan dari pihak pemerintah. Yang butuh anda perhatikan, pada pengajuan pembuatan SIUP, salah satunya merupakan dipersyaratkannya mempunyai NPWP.
  7. Administrasi Pajak Final
  8. Istilah final disini berarti bahwa jenis pajak ini wajib diselesaikan pada masa pajak yang sama seperti saat mereka terima, dan tidak butuh dilaporkan lagi terhadap ujung tahun pajak. Pemotongan pajak final dikenakan kepada beberapa jenis penghasilan contohnya untuk kepentingan deposito, hadiah berupa lotere, lotre dan transaksi saham. Nah apabila anda hendak membuat pembayaran pajak final, NPWP paling dibutuhkan pada prosesnya.
  9. Pembuatan Paspor
  10. Proses membuta paspor Anda  juga diwajibkan untuk mempunyai NPWP. Paspor ialah sebuah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh suatu instansi yang berwenang dari suatu Negara (dalam hal ini direktorat imigrasi, kemenkumham) yang memuat informasi serta bukti diri pemegangnya. Nah bagi anda yang belum memiliki paspor, maka diharuskan mempunyai NPWP terlebih dulu sebelum mengajukan paspor.

Mempermudah Urusan Perpajakan

Manfaat lain dari NPWP merupakan bersangkutan langsung dengan kemudahan pengurusan segala bentuk tata usaha perpajakan. apabila tidak mempunyai NPWP, Anda bisa jadi tidak diperkenankan untuk menjadikan dokumen-dokumen tersebut. Berikut merupakan beberapa kemudahan yang tentu didapatkan bagi mereka yang mempunyai NPWP.

  • Mengurusi Restitusi Pajak

Apa yang anda rasakan apabila anda sudah terlanjur membayar pajak yang pembayarannya melebihi nilai seharusnya? Sudah pasti anda tentu berusaha untuk mengambil kembali kelebihan modal yang dibayarkan. Nah inilah yang dikatakan restitusi, yakni pembayaran pajak yang melebihi batas seharusnya.

Kejadian ini bukanlah hal yang asing dan juga paling biasa terjadi. butuh adanya usaha untuk mencegah hal tersebut terjadi. Tapi, apabila sudah terlanjur dibayarkan, maka mau tidak mau orang tersebut pun wajib pergi ke kantor perpajakan untuk mengambilnya. akan tetapi satu hal disini, pengambilan modal berlebih cuma berlaku bagi mereka yang mempunyai NPWP.

Selainnya tidak diperkenankan untuk proses pengambilan, karena kepemilikan NPWP merupakan syarat penting pada hal tersebut. Nah bagi anda yang sudah mempunyai NPWP, tidak usah terlalu khawatir apabila ternyata modal yang dibayarkan berlebih.

  • Pengajuan Pengurangan Pembayaran Pajak

Setiap orang mempunyai tingkat kemampuan finansial yang berbeda-beda. Kondisi ini jelas mempengaruhi seseorang pada hal pembayaran pajak, khususnya lagi bagi mereka yang terkena harus pajak. apabila si harus pajak hendak membuat pengajuan keberatannya berkenaan dengan jumlah pajak yang mesti dibayarkan, maka NPWP tentu paling dibutuhkan sebagai salah satu syarat untuk memperlancar proses tersebut.

  • Mengetahui Jumlah Pajak yang Mesti Dibayarkan

Apa yang anda rasakan apabila anda lupa ataupun lebih-lebih tidak mengetahui sama sekali jumlah pajak yang wajib dibayarkan? pasti buntu dan tidak paham wajib membayar berapa. Nah jalan keluar untuk mengatasi hal tersebut merupakan dengan kepemilikan NPWP. media ini tentu bermanfaat di saat anda membuat pelaporan berkenaan dengan jumlah pajak yang mesti dibayarkan serta terhadap saat anda hendak menyetorkan pajak tersebut.

  • Pemotongan Pajak yang Rendah

Inilah yang tentu paling terasa manfaatnya apabila seseorang mempunyai NPWP. Bagi mereka yang terkena harus pajak perorangan akan tetapi tidak mempunyai NPWP maka pemotongan pajak terhadap penghasilannya merupakan sebesar 20% lebih tinggi dari jumlah pajak yang mesti dibayarkan. Nah bagi mereka yang mempunyai NPWP pasti saja harus pajak perorangan tentu dikenakan pemotongan yang lebih rendah  dari itu. Jadi tunggu apa lagi, segera buat proses pembuatan NPWP sekarang juga.

Mungkin itu yang bisa saya bagikan ke teman teman, semoga bisa memberikan manfaat dan menambah pengetahuan kita semua, dan jangan lupa untuk mengunjungi artikel lain nya disini. Fungsi NPWP

Leave a Comment