Fungsi Ovarium: Pengertian dan Struktur | Organ Tubuh (Lengkap)

Fungsi Ovarium: Pengertian dan Struktur | Organ Tubuh (Lengkap)

Fungsi Ovarium – Ovarium memiliki peran sangat penting bagi kaum hawa, karna seorang wanita apabila ovarium nya terjadi masalah maka bisa jadi kemungkinan peluang untuk memiliki anak sangatlah kecil. Maka dari itu disini saya akan membahas tentang fungsi ovarium lengkap dengan pengertian ovarium, struktur ovarium, dan hormon yang dihasilkan oelh ovarium.

Pengertian Ovarium

fungsi ovarium
Fungsi Ovarium

Ovarium ataupun indung telur merupakan kelenjar kelamin yang dibawa oleh hewan betina. Vertebrata, termasuk manusia, mempunyai 2 ovarium yang berfungsi memproduksi sel telur dan mengeluarkan hormon. Sel telur terhadap wanita (manusia) berada bagian dalam di kiri dan kanan pinggul.

Sel telur yang di produksi apabila tidak di buahi berlama-lama kelamaan tentu mengering, dan menempel terhadap dinding rahim. berlama-lama kelamaan sel telur tersebut tentu rontok, dan muncul menggunakan vagina.

Sebagian besar burung cuma mempunyai satu ovarium yang bisa berfungsi dengan baik, dan ular mempunyai 2 ovarium yang tersusun berbaris. fungsi usus besar

Struktur Dan Bagian-Bagian Ovarium

fungsi ovarium
Struktur ovarium

Ovarium memiliki 3 lapisan utama yang tersusun dari:

  • Bagian permukaan, merupakan bagian telur dari ovarium yang terdiri oleh epitel kuboid selapis atau yang biasa dinamakan epitel germinal.
  • Korteks, korteks merupakan bagian yang memiliki letak setelah bagian permukaan, sebagian besar terdiri oleh jaringan ikat. Korteks merupakan tempat ditemukannya sel folikel dan oosit.
  • Medulla, medulla merupakan bagian yang posisi paling dalam dari ovarium yang disusun oleh jaringan neurovaskular.

Fungsi Ovarium

fungsi ovarium
Fungsi ovarium

Di dalam setiap ovarium terjadi kemajuan sel telur (oogenesis). Di dalam proses ini sel telur tentu disertai dengan suatu kelompok sel yang dikatakan sel folikel yang perkembangannya dirangsang oleh FSH. terhadap manusia, kemajuan oogenesis dari oogonium sebagai oosit terjadi kepada embrio pada kandungan dan oosit tidak tentu berkembang sebagai ovum hingga dimulainya masa pubertas.

Terhadap masa pubertas, ovum yang telah matang tentu dilepaskan dari sel folikel dan dikeluarkan dari ovarium. Proses pelepasan dari ovarium dikatakan ovulasi. Sel ovum siap untuk dibuahi oleh sel spermatozoa dari pria, yang apaabila berhasil bergabung tentu membentuk zigot.

Ovarium berfungsi mengeluarkan hormon steroid dan peptida seperti estrogen dan progesteron. Kedua hormon ini penting pada proses pubertas wanita dan ciri-ciri seks sekunder. Estrogen dan progesteron andil pada persiapan dinding rahim untuk implantasi telur yang telah dibuahi.

Kecuali itu juga andil dalam memberikan sinyal kepada hipotalamus dan pituitari pada melakukan siklus menstruasi. Setelah sel telur diovulasikan, maka tentu masuk ke tuba fallopi dan bergerak pelan menuju rahim. apabila dibuahi oleh sperma di (tuba fallopi), sel telur tentu membuat implantasi terhadap dinding uterus dan berkembang sebagai sebuah proses kehamilan.

Apabila pembuahan tidak terjadi di tuba fallopi, maka bisa terjadi kehamilan ektopik, di mana kehamilan tidak terjadi di rahim. kemajuan janin terhadap kehamilan ektopik, bisa terjadi di tuba fallopi sendiri, bibir rahim, bahkan ovarium. fungsi otot

Hormon Yang Dihasilkan Ovarium

Ovarium memiliki fungsi mengeluarkan hormon steroid dan peptida seperti estrogen dan progesteron. Kedua hormon ini penting pada proses pubertas wanita dan ciri-ciri seks sekunder. Estrogen dan progesteron andil pada persiapan dinding rahim untuk implantasi telur yang telah dibuahi. kecuali itu juga andil dalam memberikan sinyal kepada hipotalamus dan pituitari pada melakukan siklus menstruasi.

Setelah sel telur diovulasikan, maka tentu masuk ke tuba fallopi dan bergerak pelan menuju rahim. apabila dibuahi oleh sperma di (tuba fallopi), sel telur tentu membuat implantasi terhadap dinding uterus dan berkembang sebagai sebuah proses kehamilan.

Apabila pembuahan tidak terjadi di tuba fallopi, maka bisa terjadi kehamilan ektopik, di mana kehamilan tidak terjadi di rahim. kemajuan janin terhadap kehamilan ektopik, bisa terjadi di tuba fallopi sendiri, bibir rahim, bahkan ovarium. fungsi otak

Produksi dan Fungsi Hormon Progesteron dan Estrogen

fungsi ovarium

Progesteron dan estrogen dibutuhkan untuk mempersiapkan rahim untuk menstruasi, dan pembebasan mereka dipicu oleh hipotalamus. Setelah seorang wanita memasuki pada masa pubertas, ovarium melepaskan satu sel telur pada setiap bulan (biasanya ovarium bergantian melepaskan sel telur) ini dikatakan ovulasi.

Hipotalamus mengirim sinyal terhadap kelenjar pituitari fungsi melepaskan zat gonadotrofik (follicle-stimulating hormone dan luteinizing hormone). Hormon-hormon ini paling penting untuk fungsi reproduksi yang normal, termasuk regulasi pada siklus menstruasi.

Ketika telur pindah ke tabung tuba, progesteron dilepaskan. Progesteron ini disekresikan oleh kelenjar yang bersifat sementara yang dibentuk pada ovarium sesudah ovulasi yang dikatakan korpus luteum. Progesteron mempersiapkan tubuh untuk kehamilan dengan menebalkan lapisan rahim. apabila seorang wanita tidak hamil, korpus luteum menghilang.

Jika seorang wanita hamil, kehamilan tentu memicu tingginya tingkat estrogen dan progesteron, yang mencegah masuknya sel telur lain supaya tidak matang. Progesteron disekresikan untuk mencegah kontraksi uterus yang bisa mengganggu kemajuan embrio. Hormon ini juga mempersiapkan payudara untuk menyusui.

Kadar estrogen meningkat menjelang ujung kehamilan mengingatkan kelenjar hipofisis untuk melepaskan hormon oksitosin, yang menimbulkan kontraksi rahim. Sesaat sebelum kelahiran, ovarium melepaskan hormon relaksin, yang berfungsi mengendurkan ligamen panggul untuk persiapan persalinan.

Selama kehamilan, banyak hormon dilepaskan dibandingkan masa lain dari kehidupan seorang wanita, tetapi selama menopause (yang menandai ujung dari tingkat kesuburan) produksi estrogen menurun drastis. Hal ini bisa menimbulkan bermacam komplikasi.

Mungkin hanya itu yang bisa saya bagikan kepada teman teman, semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Dan jangan lupa kunjungi artikel lainya. Fungsi Ovarium

 

Leave a Comment