11+ Fungsi Protein dan Jenis Makanan Mengandung Protein (Lengkap)

11+ Fungsi Protein dan Jenis Makanan Mengandung Protein (Lengkap)

Fungsi Protein – Protein sangat di butuhkan bagi tubuh, karan fungsinya sebagai pemberi energi bagi tubuh kita, namun tidak hanya itu fungsi dari protein tapi masih banyak lagi fungsi nya. Berikut kami bagikan keteman tema semua yang disertai dengan pengertian protein, jenis protein dan makanan yang mengandung protein tinggi.

Pengertian Protein Secara Umum

pengertian protein
Pengertian protein

Protein ialah senyawa penyusun tubuh yang jumlahnya terbanyak sesudah air. Jumlah protein pada tubuh bisa mencapai 15% dari berat badan tubuh manusia. Protein sendiri meruapakan jenis senyawa organik yang tersusun dari asam amino yang terhubung oleh hubungan peptida.

Protein tersusun dari karbon, hidrogen, nitrogen, oksigen, sulfur, hingga fosfor. Protein yang dicerna ke pada tubuh tentu dipecah kembali sebagai asam amino yang terus dipakai tubuh sesuai dengan fungsi dan kebutuhannya.

Fungsi Protein bagi Kehidupan

fungsi protein
Fungsi protein

Jumlah protein yang paling banyak pada tubuh tentunya tidak tanpa alasan. Protein menyebar di seluruh tubuh dan menjalankan perannya masing-masing. Berikut merupakan beberapa fungsi protein pada tubuh:

1. Sumber energi

Fungsi protein sebagai sumber tenaga bagi tubuh sebenarnya telah tidak butuh dipertanyakan lagi. Protein ialah salah satu makronutrien kecuali karbohidrat dan lemak. Makronutrien merupakan nutrien ataupun nutrisi yang memberikan tenaga untuk tubuh dan dibutuhkan oleh tubuh pada jumlah yang besar.

Protein memuat kalori yang sama banyaknya seperti karbohidrat, yakni empat kalori pada setiap gram. Namun, terhadap kondisi tertentu, contohnya terhadap saat diet, protein biasanya dipilih sebagai sumber tenaga penting dibandingkan dengan karbohidrat.

Hal ini disebabkan oleh protein yang metabolismenya lebih rendah daripada karbohodrat dan lemak sehingga lebih pada dicerna oleh tubuh dan bisa menjadikan kenyang lebih lama. Penggunaan karbohidrat dan protein sebagai sumber tenaga bisa disesuaikan dengan kebutuhan tubuh setiap orang yang berbeda-beda.

2. Menjaga sistem imun tubuh

Fungsi protein yang kedua merupakan menjaga sistem imun tubuh. saat ditemukan benda luar berbahaya yang menyerang tubuh seperti bakteri ataupun virus, tubuh tentu membentuk antibodi sebagi sistem pertahanan tubuh supaya virus dan bakteri tersebut tidak bisa berkembang pada tubuh.

Ketika virus ataupun bakteri yang sama menyerang tubuh Anda kembali, maka antibodi tentu merespon lebih lekas dan sistem kekebalan tubuh kepada penyakit tertentu meningkat. Protein pada darah merupakan salah satu yang terpenting pada pembentukan antibodi, sehingga bisa dikatakan bahwa fungsi protein untuk imunitas tubuh ini paling penting.

3. Alat transportasi nutrisi dalam tubuh

Tidak cuma ikut serta sebagai makronutrien, fungsi protein lainnya merupakan sebagai media transportasi bagi nutrisi lainnya yang terdapat pada tubuh. Protein mempunyai peran dalam mengangkut bermacam nutrisi seperti gizi dan mineral, oksigen, kolesterol, hingga gula darah.

Setiap jenis protein mengikat zat secara khusus sehingga jenis protein tertentu tidak akan mengikat dan mengangkut zat yang salah. semisal seperti lipoprotein yang mempunyai tugas mengangkut kolesterol dan lemak, sedangkan hemoglobin bertugas untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. walaupun sama-sama terbantuk dari protein, tetapi hemoglobin tidak tentu mengangkut kolesterol.

4. Penyimpanan nurtisi

Selain sebagai media transportasi bagi zat lainnya, protein juga andil pada menyimpan nutrisi pada tubuh. Salah satu semisal merupakan Feritin yang bisa menyimpan zat besi. Feritin tentu mengeluarkan zat besi secara terkontrol saat tubuh membutuhkannya.

5. Menyeimbangkan pH

Fungsi protein selanjutnya merupakan untuk menyeimbangkan pH darah dan cairan lainnya pada tubuh. pH yang seimbang paling penting untuk kesehatan tubuh. Nilai pH yang terlalu asam ataupun terlalu basa dan di luar nilai normal bisa menyababkan bermacam masalah pada tubuh.

6. Pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh

Fungsi protein lainnya merupakan menopang pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh. Protein ikut serta penting terhadap proses pembentukan sel-sel tubuh sehingga paling dibutuhkan dalam tumbuh kembang anak. Tapi tentunya protein tidak cuma dibutuhkan terhadap saat masa pertumbuhan saja, tetapi protein juga berperan penting pada pemeliharaan jaringan tubuh.

Beberapa contoh dari fungsi protein memelihara tubuh merupakan seperti fungsi protein yang bisa memicu pertumbuhan keratin rambut ataupun fungsi protein yang baik untuk menjaga kesehatan kulit. selainitu, protein juga mempunyai peran penting pada memelihara otot dan tulang.

7. Pembentukan enzim dan hormon

Fungsi protein selanjutnya merupakan menopang pembentukan enzim dan hormon pada tubuh. Baik enzim ataupun hormon ialah zat yang paling penting bagi tubuh. Peran enzim dalam  bermacam reaksi kimia yang terjadi pada tubuh. Sedangkan hormon yang diproduksi kelerjar endokrin berfungsi untuk membawa pesan kimiawi antar sel pada tubuh.

Jenis Jenis Protein

jenis protein
Jenis protein

Zat gizi protein yang terdapat di dunia ini tidak cuma tersedia pada satu jenis saja. Protein terbagi sebagai 2 jenis berlandaskan sumber sumber makanannya. Jadi, makanan yang memuat protein tersusun dari 2 kategori protein yang berbeda.

Berikut ini merupakan 2 jenis protein berlandaskan sumber sumber makanannya:

1. Protein hewani

Jenis protein yang paling mudah ditemui merupakan protein hewani. berlandaskan namanya maka Anda pun pasti bisa segera mengetahui bahwa protein hewani merupakan jenis protein yang datang dari hewan.

Jadi, apabila makanan memuat protein tertentu datang dari hewani maka makanan tersebut termasuk ke pada makanan protein hewani. Protein hewani sebenarnya mempunyai mutu protein yang lebih baik. Namun, terdapat kekurangan dari protein hewani.

Kekurangan protein hewani merupakan umumnya memuat kolesterol yang lumayan tinggi meskipun terdapat juga makanan yang termasuk protein hewani mempunyai sedikit kandungan kolesterol. Jadi, Anda butuh membatasi jumlah asupan makanan yang memuat protein hewani.

2. Protein nabati

Jenis protein yang kedua, yakni protein nabati. telah pasti, protein nabati merupakan jenis protein yang datang dari tumbuh-tumbuhan. walaupun mempunyai mutu protein yang lebih rendah, makanan memuat protein nabati mempunyai keunggulan tersendiri.

Keunggulan dari makanan yang memuat protein nabati merupakan memuat lemak tidak jenuh yang lebih banyak daripada yang terdapat di pada makanan dari protein hewani. selian itu, protein nabati juga memuat isoflavon, antioksidan, dan antikolesterol.

Oleh karena itu, tidak cuma mengonsumsi makanan yang memuat protein hewani saja ataupun protein nabati saja. tentu tetapi, konsumsilah kedua jenis protein sehingga Anda pun bisa memperoleh keunggulan dari masing-masing jenis protein.

Makanan yang Mengandung Protein Tinggi

fungsi protein
Fungsi protein

Telah disebutkan sebelumnya bahwa terdapat banyak makanan memuat protein. Makanan-makanan yang memuat protein ini mudah ditemui setiap hari. Yuk, simak apa saja makanan yang memuat protein! Berikut ini merupakan beberapa contoh makanan yang memuat protein:

1. Telur

Telur merupakan makanan memuat protein yang telah diketahui oleh banyak orang. Di samping itu, telur juga mudah didapatkan dan mempunyai harga yang paling terjangkau. berlandaskan sumbernya, telah jelas bila telur termasuk ke pada protein hewani.

Kandungan protein yang terdapat di dalam telur tidaklah sama dan tergantung terhadap jenis telur. Sebagai contoh, di pada satu butir telur ayam (90 g) memuat protein sebanyak 12,8 gram, sedangkan satu butir telur bebek (90 g) memuat protein sebesar 13,1 gram.

Bagian putih telur dan kuning telur juga mempunyai kandungan protein yang berbeda. Kuning telur memuat protein lebih banyak. Kuning telur ayam memuat 16,3 gram protein sedangkan putihnya memuat 10,8 gram protein.

Meskipun bagian kuning memuat protein lebih banyak, janganlah lupa bila bagian kuning telur juga memuat kolesterol yang banyak. Mungkin Anda tentu tercengang bila mengetahui kandungan protein telur ikan per 100 gram, yakni 16,7 gram.

2. Susu

Selain telur, makanan memuat protein yang mudah ditemukan merupakan susu. Susu memuat protein lumayan besar. Kandungan protein susu berlainan tergantung jenis susunya. Susu kedelai (protein nabati) memuat protein sebanyak 3,5 gram per 100 gram.

Susu yang dihasilkan dari hewani memuat protein hewani dan condong memuat protein yang lebih besar pada 100 gram, yakni seperti terhadap susu kambing (4,3 gram) dan susu kerbau (6,3 gram). Susu sapi memuat protein yang lebih sedikit daripada susu kedelai, yakni 3,2 gram.

3. Yogurt

terdapat juga makanan yang memuat protein yang juga mudah ditemukan. Yogurt merupakan makanan yang memuat protein dan lumayan mudah ditemukan. Kandungan protein yang terdapat di dalam 100 gram yogurt merupakan sebanyak 3,3 gram.

4. Daging Unggas

Daging-dagingan termasuk daging unggas tentunya juga termasuk ke dalam makanan yang memuat protein. Dalam 100 gram, daging ayam memuat protein sebanyak 18,2 gram, daging bebek memuat protein sebesar 16 gram, dan daging burung puyuh memuat protein sebesar 25,6 gram.

5. Daging Ruminansia

Tak cuma daging unggas, daging ruminansia ataupun daging dari hewan pemakan rumput juga memuat protein. Daging sapi dan daging kerbau mempunyai kandungan protein yang nyaris sama yakni 18,8 gram. Daging kambing memuat protein sebesar 16,6 gram dan protein daging domba sebanyak 17,1 gram.

6. Ikan Basah

Ikan basah ialah makanan yang memuat protein lumayan banyak. Para pakar kesehatan banyak merekomendasikan untuk mengonsumsi ikan basah karena ikan basah mempunyai mutu protein dan asam amino yang baik.

Sebagai contoh, pada 100 gram, kandungan protein terhadap ikan bandeng sebesar 20 gram, ikan bawal 19 gram, ikan belida 16,5 gram, ikan mas 16 gram, ikan mujair 18 gram, ikan kakap 20 gram, ikan selar kuning 27 gram, dan ikan gabus segar 25,2 gram.

7. Ikan Kering (Ikan Asin)

Tidak cuma ikan basah, masyarakat pun juga banyak mengonsumsi ikan kering ataupun ikan asin. Faktanya, kandungan protein per 100 gram di dalam ikan asin juga lumayan banyak yakni sebesar 42 gram. Kandungan protein terhadap ikan gabus kering per 100 gram meningkat 2 kali lipat lebih dari gabus segar yakni sebanyak 58 gram.

8. Seafood Basah

Seafood ataupun makanan laut yang disukai banyak orang juga ialah makanan yang memuat protein. walaupun tidak semua jenisnya mempunyai kandungan protein sebanyak ikan, kandungan protein terhadap seafood juga lumayan tinggi.

Seperti kandungan protein yang terdapat di pada udang yakni sebesar 21 gram per 100 gram. Cumi-cumi memuat 16,1 gram protein, kepiting mempunyai kandungan protein sebesar 13, 8 gram, dan kerang memuat protein yang lebih sedikit yakni 8 gram.

9. Hati

Hati juga biasa dikatakan sebagai makanan yang memuat protein. Kandungan protein terhadap hati sapi sebanyak 19,7 gram, hati ayam buras sebesar 18,3 gram, dan hati ayam ras sebesar 16,6 gram. Namun, ingatlah bahwa hati termasuk jeroan yang wajib dibatasi konsumsinya.

10. Kacang-kacangan

Kacangan-kacangan termasuk ke dalam jenis protein nabati yang mempunyai banyak jenis. Setiap jenis kacang mempunyai kandungan protein yang berbeda-beda. Sebagai contoh, terhadap kacang kedelai memuat protein sebanyak 40,4 gram di dalam 100 gram.

Produk turunan dari kacang kedelai yakni paham dan tempe juga ialah makanan memuat protein yang disukai banyak orang. Kandungan protein tempe dan paham dalam 100 gram secara berurutan merupakan 20,8 gram dan 7,8 gram.

Selain itu, terdapat beberapa jenis kacang-kacangan lain yang mempunyai kandungan protein tinggi. Kandungan protein di pada 100 gram terhadap kacang hijau merupakan 22,2 gram, kacang tanah sebesar 27,9 gram, kacang merah 11 gram, kacang arab 23,8 gram, dan kacang tolo 24,4 gram.

11. Serealia

terdapat satu lagi makanan memuat protein yang mudah ditemukan dan malah ialah makanan pokok sehari-hari. Makanan tersebut terbilang ke pada jenis serealia seperti beras, jagung, havermout, kentang, ubi, dan singkong. Walaupun ialah makanan yang memuat protein lumayan sedikit, jenis lauk dari protein nabati ini lumayan banyak dikonsumsi dan sering.

Jadi, tidak juga mengabaikan nilai kandungan protein di dalamnya. Beras pecah kulit ataupun beras merah mempunyai kandungan protein sebesar 7,4 gram, jagung kuning memuat 9,8 gram protein, havermout 14,2 gram, kentang 2 gram, ubi jalar merah 1,8 gram, dan singkong mengadung protein sebesar 1,2 gram.

Itulah yang bisa saya bagikan kepada temen teman semua, semoga bisa memberi manfaat untuk kita semua. Dan jangan lupa kunjung artikel lain nya disini. Fungsi Protein

Leave a Comment