√10 Fungsi Tari Beserta Pengertiannya dan Jenis Tari {Lengkap}

√10 Fungsi Tari Beserta Pengertiannya dan Jenis Tari {Lengkap}

Fungsi Tari – merupakan suatu gerak badan yang secara berirama yang dapat dilakukan ditempat serta pada waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkap perasaan, maksud, serta pikiran. Bunyi-bunyian adalah musik pengiring tari yang mengatur suatu gerakan penari serta menguatkan suatu maksud yang mau di sampaikan.

Gerakan tari ini tidak sama dari sebuah gerakan sehari-hari yang seperti lari, jalan, maupun bersenam. Gerak didalam tari tidaklah gerak yang realistis, tetapi gerak yang sudah di beri suatu bentuk ekspresif serta estetis. Sebuah tarian sesungguhnya merupakan sebuah kombinasi dari sebagian unsur, yaitu wiraga (raga), Wirama (irama), serta Wirasa (rasa).

Pengertian Tari

fungsi tari
Pengertian tari

Pengertian seni tari adalah hasil karya seni yang mengandung nilai filosofis dari setiap gerakannya. Perpaduan antara irama, rasa, maupun raga sang penari dalam menggerakkan tubuh membuat decak kagum siapa saja yang melihatnya.

Para penari akan bergerak ritmis sesuai dengan nada irama music yang sedang mengiringinya. Inilah yang membuat tarian dapat semakin hidup dan juga ekspresif nan estetis. Dengan begitu pesan yang ingin disampaikan pada penonton dapat tersalurkan kembali. Berikut ini adalah beberapa Definisi seni tari menurut ahli.

Pengertian Tari menurut para Ahli

pengertian tari
pengertian tari para ahli

Corrie Hartong

Tari adalah desakan perasaan manusia yang ada di dalam diri, yang mendorongnya untuk mencari sebuah ungkapan yang berbentuk gerak-gerak yang begitu ritmis”. Jadi menurut Corrie Hartong, Tari adalah suatu gerak dikatakan tari apabila gerakannya ritmis.

Dr. Soedarsono

Tari adalah ekspresi jiwa manusia melalui gerak-gerak ritmis yang indah (estetis)”. Menurut Dr. Soedarsono, yang dimaksud ekspresi jiwa yaitu cetusan rasa dan emosional yang disertai kehendak diri. Sedangkan gerak ritmis yang indah adalah gerak tubuh yang sesuai irama pengiringnya, sehingga dapat menimbulkan daya pesona bagi yang melihatnya.

Aristoteles

Definisi tari menurut Aristoteles, seni tari adalah wujud ekspresi manusia yang telah dituangkan dalam gerakan ritmis untuk memvisualisasikan karakter yang ingin dimunculkan.

Pangeran Suryadiningrat

Menurit Pangeran Suryadiningrat, tari adalah gerakan seluruh tubuh manusia, seirama dengan music pengiringnya serta mempunyai maksud tertentu.

Bagong Sudito

Menurut Bagong Sudito, seni tari adalah alat untuk mengekspresikan jiwa manusia.

Susan

Susan K. Lenger, mengemukakan bahwa seni tari merupakan gerakan-gerakan yang diciptakan oleh manusia yang dilakukan secara ekspresif sehingga dapat dinikmati oleh setiap orang yang melihat.

Sejarah Seni Tari di Indonesia

Fungsi Tari
Fungsi Tari

Indonesia terkenal akan keanekaragaman budayanya. Begitupun perihal seni tari yang berbeda yang dimiliki oleh setiap daerah. Sejak zaman dahulu seni tari memegang peranan penting dalam upacara adat masyarakat maupun kerajaan.  Perkembangan seni tari di Indonesia sendiri dapat dilihat dari zaman ke zaman.

Pertama, ketika zaman prasejarah sebelum adanya kerajaan. Seni tari kental akan ilmu ghaib dan magis yang mempercayai roh nenek moyang . Gerakan tarian seperti tari hujan, tari perang, dan tari kesuburan tanah banyak meniru dari gerakan tumbuhan dan hewan. Selanjutnya pada zaman hindu- budha, tarian banyak dipengaruhi oleh budaya yang bertujuan untuk menyebarkan agama hindu

Nah, ketika penyebaran agama islam yakni pada zaman kerajaan islam, tarian seringkali digunakan untuk menyambut hari raya. Hal itu ditujukan sebagai ungkapan dan ekspresi kebahagiaan. Selanjutnya ialah zaman ketika penjajahan, seni tari cenderung stagnan dan tidak mengalami perkembangan.

Hal itu dikarenakan seni tari hanya terbatas dilakukan di lingkungan kerajaan akibat situasi peperangan.  Ketika zaman setelah kemerdekaan, seni tari mulai berkembang dan digunakan untuk upacara keagamaan, adat, serta upacara penting lainnya.

Unsur Utama Seni Tari

fungsi tari
Unsur seni tari

Sebuah gerakan ritmis jika dikatakan sebagai tarian apabila sudah mencakup tiga unsur utama seni tari. Jika salah tidak ada semua maupun salah satu dari unsur tersebut, maka tidak dapat disebut denganatari. Unsur utama tersebut adalah sebagai berikut:

  • Wiraga (raga):Sebuah seni tari harus dapat menonjolkan gerakan badan, baik dalam posisi berdiri maupun duduk.
  • Wirama (irama):Sebuah seni tari harus memiliki gerakan ritmis yang sesuai dengan irama pengiringnya, baik dari tempo maupun iramanya.
  • Wirasa (rasa):Sebuah seni tari harus mampu menyampaikan pesan perasaan melalui gerakan sebuah tarian dan ekspresi penarinya.

Unsur Pendukung Seni Tari

fungsi tari
unsur tari
  • Ragam Gerak, ini adalah salah satu unsur yang terpenting, karena seni tari menggunakan gerakan semua tubuh.
  • Bentuk Iringan, unsur yang satu ini sebuah bentuk iringan tarian yang dapat berupa jenis musik iringan tari internal dan juga jenis musik iringan tari eksternal. Contohnya yaitu pada tarian salman yang menggunakan tepukan dada, dan juga telapak tangan.
  • Kostum Tari, sebuah estetika yang tidak dapat dipisahkan dari sebuah wujud tarian. Kostum pada tarian untuk upacara berbentuk lebih sederhana dan juga tidak mementingkan sebuah estetika
  • Pola Lantai, sebuah posisi yang dapat dilakukan oleh para penari tunggal maupun penari kelompok. Pada pola lantai suatu tarian dapat berupa simetris, asimetris, lengkungan, garis lurus dan lingkaran.
  • Ragam Iringan, jika sebuah tarian diiringi oleh musik ritmis maka tarian akan dapat dinikmati secara gerak, suara dan perasaan. Tetapi akan lebih hidup jika kemudian diikuti dengan suara iringan yang berasa dari tubuh penarinya. Baik itu tepukan tangan, suara hentakan kaki, maupun teriakan yang mengiringi gerak tariannya.

Jenis-Jenis Seni Tari Berdasarkan Fungsinya

fungsi tari
Jenis tari

Sarana upacara

Tari jenis ini sebagai sarana upacara banyak sekali macamnya, seperti untuk upacara keagamaan maupun upacara penting lainya. contohnya yaitu tari pendet dari Bali yang digunakan saat upacara keagamaan, para penari membawa bokor yang berisi bunga sebagai sesaji untuk persembahan. Selain itu ada tari Gantar dari Kalimantan, disajikan saat upacara adat selamatan untuk Dewi Sri.

Sarana Hiburan

Tari jenis ini tujuannya untuk menghibur penonton, biasanya penonton yang ikut terhibur juga ikut menari karena lagunya enak dan mengasyikkan. Contoh tari hiburan adalah tari Tayub dari Jawa Tengah, ini adalah tari hiburan yang dipertunjukkan sehabis panen. Contoh lainnya ada juga tari Giring-Giring dari Kalimantan, tari Serampang Duabelas dari Sumatera dan tari Maengket.

Sarana Penyaluran Terapi

Tari jenis ini ditunjukkan untuk yang berkebutuhan khusus seperti penyandang cacat fisik. Penyalurannya dilakukan secara langsung dan tidak langsung.

Sarana Pendidikan

Tari jenis ini mempunyai tujuan untuk mendidik anak agar bersikap dewasa dan terjaga dari pergaulan yang melanggar norma-norma.

Sarana Pergaulan

Tari jenis ini merupakan tari yang melibatkan beberapa orang. maka dari itu kegiatan itu bisa berfungsi sebagai sarana pergaulan.

Sarana Pertunjukkan

Tari jenis ini dipentaskan atau dipertunjukkan dengan persiapan yang matang dari segi artistik, koreografi, interpretasi, konsepsional dan tema yang menarik. Tari pertunjukkan juga mempunyai peran untuk mengembangkan pariwisata daerah. Salah satu contohnya adalah Sendratari Ramayana yang dipertunjukkan untuk menarik para wisatawan yang datang ke Yogyakarta.

Sarana Katarsis

Katarsis artinya pembersihan jiwa. Seni tari ini sebagai sarana katarsis yang mudah dilaksanakan oleh orang-0rang yang mempunyai penghayatan seni mendalam seperti para seniman.

Jenis Seni Tari Berdasarkan Jumlah Penarinya

fungsi tari
Jenis tari

Dalam sebuah tarian, subjek utama yang melakukannya adalah penari. Sehingga apabila dilihat dari jumlah penarinya, seni tari dapat dibagi menjadi tiga kategori.

Tari Tunggal (solo).

Sebuah seni tari yang dibawakan oleh satu orang penari, baik laki-laki maupun perempuan. Contohnya adalah Tari Gatotkaca Gandrung dari Jawa Tengah.

Tari Berpasangan (duet).

Sebuah seni tari yang dibawakan oleh dua orang penari secara berpasangan, baik laki-laki semua, perempuan semua, maupun seorang laki-laki dan seorang perempuan. Contohnya adalah Tari Topeng dari Jawa Barat.

Tari Berkelompok (grup).

Sebuah seni tari yang dibawakan oleh lebih dari dua orang atau sekelompok penari, baik baik laki-laki semua, perempuan semua, maupun campuran antara laki-laki dan perempuan. Contohnya adalah Tari Saman dari Aceh.

Elemen –  Elemen Komposisi Tari

fungsi tari
Elemen komposisi tari

Elemen-elemen komposisi tari adalah sebagai berikut :

  1. Tema

Hal yang paling pertama dibuat oleh koreografer, memilih tema garapan tarinya, kemudian melakukan survei, riset ataupun penelitian sebagai penguat garapannya dan mengembangkan tema-tema tersebut dalam makna estetika tubuh para penarinya. Kekuatan awal penari berada pada tema yang akan digarapnya sebagai tari.

  1. Gerak Tari

Gerak yang hadir pada tiap garapan merupakan gerak yang bermakna. Setiap gerak itu mampu bercerita pada tubuh agar dapat dipahami oleh penonton. Yang menjadi sumber utama gerak tari adalah tubuh penari. Disnilah kekuatan kedua yang hadir pada tari yaitu Estetika Tubuh.

  1. Desain Lantai

Garis-garis lantai atau titik-titik yang dilalui oleh penari atau biasanya disebut Pola Lantai, dibagi menjadi dua;

  • Garis Lurus :dapat dibuat kedepan, kebelakang, kesamping atau serong. Garis ini memberikan kesan sederhana tapi kuat.
  • Garis Lengkung: dapat dibuat melengkukng kemuka, kebelakang atau dalam bentuk beberapa rumusan matematika.
  1. Desain Atas

Desain ini yang bisa dilihat langsung oleh penonton, dimana kesatuan tubuh dan properti penunjang terlukis jelas pada penari tersebut. Mulai dari gerakan kepala, leher, tangan (jari), pinggang, tungkai bawah (kaki, jari, kaki) serta properti yang menjadi keutuhan tubuh.

  1. Desain Dramatik

Hal ini dibutuhkan terutama pada tarian yang memiliki unsur dramatik didalamnya. Dengan desain dramatik diharapkan struktur dramatik mulai dari pemaparan cerita, hadirnya klimaks sampai pada penurunan suasana (kesimpulan).

  1. Musik/bunyi

Musik menjadi medium pendukung (bantu) yang tidak dapat dipisahkan dari sebuah garapan tari. Musik/bunyi yang dipergunakan untuk mengiringi tari harus digarap maksimal sesuai garapan tarinyan, baik itu dengan alat instrumen penunjang atapun bunyi tubuh dan alam.

  1. Dinamika

Kekuatan yang menjadika tari lebih menarik. Digambarkan sebagai jiwa emosional (rasa) pada gerak. Termasuk didalmnya terdapat pergantian tempo dari cepat-medium-lambat atau sebalaiknya.

  1. Komposisi Penari

Cara penempatak penari serta gerakannya, yang dibagi menjadi tiga, yaitu :

  • Serempak: gerakan atau pola yang dilakukan secara bersama oleh kesemua pena
  • Berimbang : penari dibagi menjadi beberapa kelompok, dimana gerakan serta pola dipisah menjadi bagian kelompok tadi.
  • Terpecah: setiap penari memiliki pola sendiri yang berbeda satu dengan yang lain, baik itu dilakukan secara bersamaan maupun secara individual terpisah posisi.
  1. Properti Penunjang

Adapaun properti penunjang dala sebuah garapan tari, yaitu :

  • Kostum: perlu diperhatian warna, model, dan fleksibilitas serta sesuai konsep.
  • Tata Rias : menjadi unsur penunjang ekspresi tari baik tradisi, kreasi dan modern.
  • Stage : bisa indoor (gedung, pendopo, ruang tertutp dan arena), ataupun bersifat indoor (lapangan, halaman, taman kota ataupun alam).
  • Handprof (Perlengkapan Tari) : digunakan sesuai dengan konsep tari, seperti peding, meja, tombak, kursi, selendang, dll
  • Lighting : sebagai penunjang akhir tetapi penentu dari sebuah kesuksesan tari (khususnya yang berada digedung).

Fungsi Seni Tari

fungsi tari
Fungsi tari

Arti kata seni tari sebagai ekspresi perasaan manusia tidak terlepas dari kebudayaan masyarakat setempat. Bahkan ada pula yang menjadikan tarian sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan sang Pencipta dalam ritual keagamaan. Seperti halnya tari kecak dan sanghyang yang dipentaskan dalam upacara keagamaan masyarakat Bali .

Selain itu fungsi tarian juga digunakan sebagai sarana untuk bergaul dan mengakrabkan diri. Misalnya saja tari jaipong, dimana penonton diizinkan untuk menari bersama di atas panggung bersama penari.

Seni tari mengandalkan gerakan tubuh sehingga secara otomatis dapat digunakan sebagai sarana berolahraga. Tak luput juga sebagai media pendidikan bagi anak-anak untuk ikut serta dalam melestarikan kesenian adat.

Fungsi Tari

Leave a Comment