15 Fungsi Vakuola  pada Organel sel dan Struktur nya (Lengkap)

15 Fungsi Vakuola pada Organel sel dan Struktur nya (Lengkap)

Fungsi Vakuola – Fungsi vakuola tergantung terhadap jenis sel yg dijumpai nya. Di antara salah satu fungsi utama dari vakuola adalah untuk mengisolasi bahan-bahan yg mungkin berbahaya bagi sel. Vakuola dapat dikelompok kan sebagai reservoir non hidup, yg dibatasi oleh membran berbeda atau secara selektif permeabel, tonoplast. Struktur tonoplast mirip dengan unit membran yg tunggal.

Apa Itu Fungsi Vakuola ?

fungsi vakuola
Pengertian Vakuola

Vakuola adalah organel sel yg berupa kantong-kantong bermembran besar. Vakuola ada berukuran kecil yg sering di sebut vesikel. Vakuola mempunyai struktur dan fungsi yg bervariasi vakuola juga dapat dijumpai pada sel tumbuhan dan hewan.

Cara Kerja Vakuola

Terhadap sel tumbuhan, vakuola umumnya dapat mengisi hingga 90% volume sel. Vakuola dibungkus oleh yg namanya tonoplas, suatu membran tunggal yg mengatur pertukaran material antara sitoplasma dan cairan di dalam vakuola. Cairan vakuola umumnya telah mengandung air, terkadang gas (seperti oksigen, nitrogen, dan karbondioksida), kristal, garam, asam, dan pigmen.

Vakuola terhdap tumbuhan berfungsi untuk menyimpan materi dan menjaga tekanan internal air (tekanan turgor).
Vakuola serta isinya dianggap memiliki perbedaan dari sitoplasma dan diklasifikasikan sebagai ergastic. Vakuola menggunakan peran utama dalam sutofagositosis, menjaga keseimbangan antara biogenesis (produksi) serta degradasi banyak zat dan struktur sel.

Mereka juga berperan dalam penghancuran bakteri yg menyerang atau protein yg gagal melipat yg mulai melakukan penumpukan terhadap dalam sel. Vakuola adalah organel sel yg terikat membran yg ditemukan dalam sel-sel tumbuhan, hewan dan jamur. Sel tumbuhan juga cenderung memunyai vakuola sentral yg besar, sedangkan vakuola pada sel hewan cenderung berukuran lebih kecil.

Fungsi utama dari vakuola yakni mengandung produk limbah dari sel dan mengisolasi mereka dari sisa sitoplasma serta organel. Vakuola juga mempertahankan pH asam internal. Hal ini bisa memungkinkan mereka untuk mendenaturasi protein yg gagal ditransfer ke vakuola dari sitoplasma.

Vakuola juga dapat membantu menghilangkan bahan yg tidak diharapkan atau beracun dari sel-sel dengan cara mengekspor mereka ke membran sel, di mana mereka dilepaskan ke lingkungan luar sel. Proses ini dinamakan sebagai eksositosis.

Tidak hanya penyimpanan, peran utama dari vakuola sentral adalah menjaga tekanan turgor dinding sel. Protein dijumpai dengan tonoplast mengontrol aliran air masuk dan out dari vakuola melalui transpor yang aktif, memompa kalium (K +) ion masuk dan keluar terhadap interior vakuolar.

Disebabkan osmosis, air akan berdifusi terhadap vakuola, menempatkan tekanan pada dinding sel. Apabila kehilangan air menyebabkan penurunan yg signifikan pada tekanan turgor, sel akan meakukan plasmolyse. Tekanan turgor yg dikasih oleh vakuola juga berfungsi untuk perpanjangan seluler:

Sebagai pada dinding sel sebagian rusak oleh aksi auksin, dinding kurang kaku diperluas oleh tekanan yg muncul dari dalam vakuola. Vakuola bisa membantu beberapa sel tanaman untuk mencapai ukuran yg cukup besar. Vakuola yg baru dapat dibentuk dalam sel semacam amuba untuk menelan materi yg berada di luar sel dan membawanya ke dalam. Proses ini dinamakan sebagai endositosis.

Terhadap tumbuhan, vakuola menyimpan air dan mempertahankan tekanan internal hidrostatik sel. Dengan memberikan tekanan terhadap sel tanaman, vakuola memungkinkan tanaman untuk mendukung daun serta bunga mereka.

Pada beberapa spons dan protista (protozoa), vakuola bersifat spesifik. Vakuola bisa berupa vakuola makanan dan vakuola kontraktil. Vakuola kontraktil berfungsi untuk mengatur keluar masuknya air, sedangkan vakuola makanan berfungsi untuk menyimpan atau mencerna makanan.

Fungsi Vakuola

fungsi vakuola
fungsi vakuola

Fungsi Vakuola dalam Sel Tumbuhan
Vakuola terhadap sel tumbuhan biasnya lebih besar daripada vakuola yg ditemukan pada sel – sel hewan. Vakuola pusat dibelit oleh tonoplast dan menawarkan dukungan untuk sel-sel yg merupakan daun dan menjadi bagian lunak lainnya tanaman. Zat terlarut ada dalam vakuola dan umumnya selalu menyerap air.

Pada saat air memasuki vakuola, maka sel akan menjadi meningkat, sehingga memungkinkan bagian – bagian lunak dari tanaman contoh nya saja daun untuk mempertahankan bentuk dan juga turgiditynya. Maka dengan melindungi sel dalam bentuk yg tepat menjadi fungsi utama vakuola. Selanjutnya beberapa uraian mengaenai fungsi vakuola pada tumbuhan, yaitu sebagai berikut :

  1. wadah menyimpan cadangan ion anorganik dan juga makanan semacam protein, gula, klorida serta kalium.
  2. wadah untuk menimbun sisa – sisa dari metabolisme, seperti getah yg terdapat pada bagian batang tanaman karet.
  3. Vakuola mempunyai fungsi untuk mendekatkan sitoplasma ke bagian dinding sel, hingga proses masuk dan keluarnya suatu zat bisa berjalan secara cepat dan lancar.
  4. Vakuola juga bisa menjadikan sel yg muda akan menjadi lebih kuat.
  5. Vakuola pusat yg di kelilingi oleh tonoplas sebagai penyokong sel tumbuhan.
  6. Vakuola berfungsi untuk homoestasis PH, yg menyimpan asam amino dan osmoregulasi.
  7. Vakuola memiliki kemampuan untuk menghapus puing – puing struktural yg tidak diinginkan.
  8. Vakuola dapat mengisolasi bahan yg berbahaya yg menjadi ancaman bagi sel.
  9. Vakuola berperan terhadap proses pembesaran selama pertumbuhan sel.
  10. Vakuola dapat mempertahankan tekanan hidrostatik internal ataupun turgor yg ada dalam sel.
  11. Vakuola dapat mempertahankan Ph internal yg asam.
  12. Vakuola mampu mengekspor zat yg tak diinginkan dari sel.
  13. Vakuola memiliki kemampuan untuk mengaktifkan sel agar bisa berubah bentuk
  14. Vakuola mampu menjalankan pengontrolan aliran air yg masuk dan air keluar melalui proses transport aktif, memompa ion kalium ke dalam dan juga keluar dari interior vakuolar.
  15. Sel tumbuhan memiliki vakuola yg berukuran lebih kecil, namun saat terjadinya kematangan sel, maka terbentuklah vakuola tengah yg berukuran besar.

Struktur Vakuola

fungsi vakuola
Struktur vakuola

Struktur Vakuola terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Vakuola Kontraktil dan Vakuola nonkontraktil (vakuola makanan). Vakuola kontraktil (disebut juga vakuola berdenyut) berfungsi sebagai osmoregulator yaitu pengatur nilai osmotik sel atau ekskresi. Pada makhluk hidup yang mirip hewan misalnya Protista, terdapat vakuola kontraktil atau vakuola berdenyut yang menetap dan seterusnya berada di dalam sel. Vakuola nonkontraktil (disebut juga vakuola makanan) berfungsi untuk mencerna makanan dan mengedarkan hasil makanan.

Demikian fungsi vakuola yang bisa saya bagika kepada teman teman semua, semoga bisa memberi manfaat dan menambah pengetahuan kita. Jangan lupa untuk mengunjungi artikel lain nya di GreenLight

Sumber :

https://brainly.co.id

http://fredikurniawan.com

https://hisham.id

Fungsi vakuola

Leave a Comment