Fungsi Jantung : Pengertian, Anatomi, Gejala Penyabab Penyakit Jantung

Fungsi Jantung : Pengertian, Anatomi, Gejala Penyabab Penyakit Jantung

Fungsi Jantung – Teman teman semuanya punya jantungkan ? heheheh iyalah kalo tidak punya jantung sudah tak bisa baca artikel ini dong, namun apa teman teman tahu, apa fungsi dari jantung kita ini ? kalo belum tahu mari kita cari tahu di artikel di bawah ini.

Pengertian Fungsi Jantung

Pengertian fungsi jantung
Pengertian fungsi jantung

Jantung merupakan bagian penting pada tubuh Anda yang bertugas untuk menerima dan memompa darah ke seluruh tubuh. Organ ini memiliki ukuran yang sedikit lebih besar dari kepalan tangan Anda, yaitu antara 200-425 gram. Letak jantung berada di celah paru-paru, di tengah dada, tepatnya di bagian belakang kiri tulang dada. Untuk lebih jelasnya, berikut anatomi jantung sekaligus perincian mengenai bagian dan fungsinya.

Anatomi Jantung Serta Fungsinya

anatomi jantung
Anatomi jantung

Penasaran bagaimana organ yang tak lebih dari kepalan tangan mampu memopa darah ke seluruh tubuh? Berikut uraian singkat berkenaan anatomi jantung beserta fungsinya.

  • Perikardium

Jantung berada pada rongga berisi cairan yang dikatakan rongga perikardial. Dinding dan lapisan rongga perikardial inilah yang dikatakan dengan perikardium. Perikardium adalah sejenis membran serosa yang menimbulkan cairan serous untuk melumasi jantung selama berdenyut dan mencegah gesekan yang menyakitkan celah jantung dan organ sekitarnya.

Bagian ini juga berfungsi untuk menyangga dan menahan jantung untuk awet berada pada posisinya. Dinding jantung tersusun dari tiga lapisan yakni epikardium (lapisan terluar), miokardium (lapisan tengah), dan endokardium (lapisan dalam).

  • Serambi

Serambi ataupun dikatakan juga atrium ialah bagian jantung atas yang tersusun dari serambi kanan dan kiri. Serambi kanan memiliki fungsi sebagai penerima darah kotor dari tubuh yang dibawa oleh pembuluh darah. Sedangkan serambi pada bagian kiri memiliki fungsi sebagai penerima darah bersih dari paru-paru. Serambi mempunyai dinding yang lebih tipis dan tidak berotot karena tugasnya cuma sebagai ruangan penerima darah.

  • Bilik

Sama seperti serambi, bilik ataupun dikatakan juga ventrikel ialah bagian jantung bawah yang tersusun dari bagian kanan dan kiri. Bilik kanan memiliki fungsi sebagai pemompa darah kotor dari jantung ke paru-paru. Sementara itu, bilik kiri memiliki fungsi sebagai memompa darah bersih dari jantung ke seluruh tubuh.

Dinding bilik jauh lebih tebal dan berotot dibandingkan dengan serambi karena bekerja lebih keras untuk memompa darah baik dari jantung ke paru-paru ataupun ke seluruh tubuh.

  • Katup

Jantung mempunyai empat katup yang menjaga aliran darah bergerak ke satu arah, yaitu:

  1. Katup trikuspid, mengerjakan aliran darah celah serambi kanan dan bilik kanan.
  2. Katup pulmonal, mengerjakan aliran darah dari bilik kanan ke arteri pulmonalis yang membawa darah ke paru-paru untuk mengambil oksigen.
  3. Katup mitral, mengalirkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru bergerak dari serambi kiri ke bilik kiri.
  4. Katup aorta, membuka jalan bagi darah yang kaya tentu oksigen untuk dilewati dari bilik kiri ke aorta (arteri terbesar di tubuh).
  • Pembuluh darah

Ada tiga pembuluh darah penting yang ditemukan di jantung, yaitu:

Arteri, membawa darah yang kaya tentu oksigen dari jantung ke bagian tubuh lainnya. Arteri mempunyai dinding yang lumayan lentur sehingga mampu menjaga tekanan darah awet konsisten.

Vena, pembuluh darah yang satu ini membawa darah yang miskin oksigen dari seluruh tubuh untuk kembali ke jantung. Dibandingkan dengan arteri, vena mempunyai dinding pembuluh yang lebih tipis.

Kapiler, pembuluh darah ini berperan untuk menghubungkan arteri terkecil dengan vena terkecil pula. Dindingnya mmeiliki ukuran paling tipis sehingga memungkinkan pembuluh darah untuk bertukar senyawa dengan jaringan yang ada disekitarnya, seperti karbon dioksida, air, oksigen, limbah, dan nutrisi.

  • Siklus jantung

Siklus jantung merupakan urutan kejadian yang terjadi saat jantung berdetak. Berikut 2 tahap siklus jantung, yaitu:
Sistol, jaringan otot jantung berkontraksi untuk memompa darah muncul dari ventrikel. Diastol, otot jantung rileks terjadi pada saat pengisian darah di jantung. Tekanan darah meningkat di arteri penting selama sistol ventrikel dan menurun selama diastol ventrikel.

Hal ini menimbulkan 2 nilai yang terkait dengan tekanan darah-tekanan darah sistolik merupakan nilai yang lebih tinggi dan tekanan darah diastolik merupakan nilai yang lebih rendah. Misalnya, tekanan darah 120/80 mmHg menggambarkan tekanan sistolik (120) dan tekanan diastolik (80).

Gejala Penyakit Jantung

gejala penyakit jantung
Gejala penyakit jantung

Sebagai salah satu organ tubuh yang paling vital, sudah seharusnya untuk menjaga kesehatan jantung. Untuk itu, Anda wajib mewaspadai setiap tanda yang menunjukkan fenomena dahulu sakit jantung. Yuk, cari paham tujuh fenomena dahulu penyakit jantung di bawah ini:

1. Sakit Kepala

Gejala dahulu penyakit jantung yang awal merupakan sakit kepala. Timbulnya rasa sakit kepala pada saat terkena sinar matahari bisa mengindikasikan seseorang mempunyai masalah kesehatan terhadap jantungnya. Pengaruh ini biasanya mengakibatkan denyut jantung lebih lelet ataupun lebih cepat.

Pada kaum wanita juga wajib waspada apabila mengalami sakit kepala migrain, karena berdasarkan riset yang diterbitkan oleh American Academy of Neurology, sakit kepala pada pengidap penyakit jantung bisa saja efek dari tidak lancarnya sirkulasi darah.

2. Nyeri dada

Selain sakit kepala, fenomena dahulu penyakit jantung yang lazim dirasakan oleh pengidapnya yaitu nyeri dada. Efek yg dirasakan oleh nyeri dada ini merupakan sesak napas yang disertai keluarnya keringat, mual, serta denyut jantung berdegup lebih kencang dari biasanya. Nyeri dada tersebut muncul karena adanya penyumbatan arteri yang mengakibatkan darah tidak bisa bergerak pandai bicara ke seluruh tubuh.

3. Denyut jantung tak beraturan

Jika Anda mengalami denyut jantung tak teratur, ini patut diwaspadai karena bisa berdampak negatif bagi kesehatan. Denyut jantung tak teratur biasanya terjadi karena adanya penebalan otot pada katup jantung. Hal ini menimbulkan terjadi penyempitan pada katup sehingga menimbulkan kebocoran.

4. Merasa mudah lelah

Tubuh lebih rentan lelah dari biasanya, padahal Anda mungkin sama sekali tidak membuat kegiatan fisik yang seperti itu berat. Perasaan mudah lelah ini juga sebagai salah satu fenomena dahulu penyakit jantung yang patut diwaspadai.

5. Pembengkakan

Gejala dahulu penyakit jantung pun menimbulkan terjadinya pembengkakan pada beberapa bagian tubuh seperti perut. Hal ini dikarenakan menurunnya fungsi jantung yang berdampak pada proses pembuangan cairan dari ginjal. Oleh karenanya, pembengkakan tersebut muncul.

6. Mual

Pembengkakan pada bagian perut menimbulkan pengidap secara otomatis kehilangan ambisi makan dan merasakan mual berlebih. Tak heran, para pengidap sakit jantung umumnya juga mengalami hal ini di awal.

7. Rasa cemas berlebih

Banyak yang meyakini, fenomena dahulu penyakit jantung erat kaitannya dengan rasa cemas berlebih. Alhasil, mereka yang pernah mengalami serangan tentu lebih biasa mengalami ketegangan, ketakutan, ataupun kecemasan tentu kehilangan nyawa. Hal ini dikaitkan dengan kecemasan pada psikologi dan stres pada seseorang yang menimbulkan serangan lebih sering.

Gejala Serangan Jantung

gejala serangan jantung
Gejala serangan jantung

Serangan jantung ialah kondisi medis darurat dimana darah yang menuju ke jantung terhambat. Gangguan aliran darah ke jantung bisa merusak ataupun lebih-lebih menghancurkan otot jantung dan lebih-lebih bisa berakibat negatif. Oleh karena itu, segeralah menuju ke rumah sakit terdekat apabila Anda ataupun orang terdekat dicurigai mengalami serangan jantung tersebut.

Beberapa fenomena yang terjadi saat serangan jantung terjadi, yaitu:

  1. Rasa gelisah dan mudah cemas.
  2. Batuk.
  3. Berkeringat.
  4. Sesak napas.
  5. Adanya sakit ataupun nyeri pada bagian dada.
  6. Rasa sakit pada bagian tubuh, mulai dari lengan sebelah kiri, rahang, leher, punggung, hingga perut.
  7. Merasa lemah dan mudah pusing.

Gejala serangan jantung diatas, belum pasti dialami bagi pengidap serangan jantung. lebih-lebih sebagian orang tidak mengalami fenomena sama sekali, hingga lebih-lebih mengalami jantung berhenti. Berhentinya jantung bisa terjadi efek adanya komplikasi serangan jantung. biasanya terjadi saat jantung mengalami kekejangan yang pada kesimpulannya mengakibatkan kejang yang tentu berhenti berdetak.

Penyebab Serangan Jantung

penyebab serangan jantung
Penyebab serangan jantung

Serangan jantung terjadi karena adanya pasokan darah ke jantung terganggu sehingga membutuhkan pasokan darah kontinyu yang memuat oksigen. jikalau jantung tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup, maka otot-otot jantung tentu rusak. Penyebab penting yang biasa menimbulkan serangan jantung yakni adanya penyakit jantung koroner. kecuali itu, penyebab lain bisa berupa:

  • Aneurisma

Kondisi ini terjadi karena adanya kelemahan pada dinding pembuluh darah yang pada kesimpulannya tidak bisa menahan tekanan darah yang bergerak melewatinya.

  • Hipoksia

Hipoksia ataupun biasa dikatakan dengan kekurangan oksigen didalam darah ialah ukuran oksigen pada darah yang menurun karena terkena racun karbonmonoksida.

  • Penyalahgunaan obat-obatan

Obat-obatan stimulan saraf bisa menimbulkan penyempitan pembuluh koroner, menghambat pasokan darah serta bisa memicu serangan jantung.

Itulah teman teman yang bisa bagikan ke kalian, semoga bermanfaat dan pengetahuan nya bertambah. Terimakasih atas kunjungan nya.

Fungsi Jantung

Leave a Comment