Tabel Periodik dalam Unsur Kimia Lengkap dengan Gambar

Tabel Periodik dalam Unsur Kimia Lengkap dengan Gambar

Tabel Priodik – Siapa yang tidka tahu tentang tabel priodik, bagi alumni sekolah SMA jurusan IPA pasti mengenal nya bukan? karna sepengalaman ku waktu kelas ipa, semua murid wajib menghafalnya, namun di jaman SMA mungkin hanya menghafal saja tanpa mengetahui apa maksud dari table priodik ini. Maka dari itu yuk kita simak bersama dibawah ini.

Pengertian Tabel Periodik

tabel periodik
tabel priodik baru

Tabel periodik merupakan tampilan unsur-unsur kimia pada bentuk tabel. Unsur-unsur tersebut disusun atas nomor atom (jumlah proton pada inti atom), keberulangan sifat kimia, dan konfigurasi elektron. Tabel juga terbagi sebagai empat blok: blok -s, -p, -d, dan -f. Secara umum, pada satu periode (baris), di sebelah kiri bersifat logam, dan di sebelah kanan bersifat non-logam.

Baris terhadap tabel dikatakan periode, sedangkan kolom dikatakan golongan. Enam golongan (kolom) memiliki nama selain nomor: contoh, unsur golongan 17 merupakan halogen, dan golongan 18 merupakan gas mulia. Tabel periodik bisa dipakai sebabagi alat untuk menurunkan hubungan antara sifat-sifat unsur, dan memperkirakan sifat unsur baru yang belum ditemukan ataupun disintesis.

Tabel periodik memberikan kerangka kerja untuk membuat kajian perilaku kimia, dan banyak dipakai pada bidang kimia dan ilmu lainnya. Walaupun terdapat para pendahulunya, tabel periodik Dmitri Mendeleev merupakan yang paling dipercaya diantara yag lain, pada publikasinya, terhadap tahun 1869, sebagai tabel periodik yang awal kali diakui secara luas.

Ia mengembangkan tabelnya untuk menggambarkan tren periodik berdasarkan sifat-sifat unsur-unsur yang telah iya pahami. Mendeleev juga memperkirakan beberapa sifat unsur-unsur yang belum diketahui yang tentu mengisi ruang kosong pada tabel tersebut. Sebagian besar prediksinya terbukti benar saat unsur-unsur tersebut terungkap di kemudian hari.

Tabel periodik Mendeleev telah dikembangkan dan dilengkapi dengan penemuan ataupun sintesis unsur-unsur baru dan pengembangan contoh teoretis baru untuk menjelaskan perilaku kimia. Seluruh unsur dari nomor atom 1 (hidrogen) hingga 118 (oganesson) telah ditemukan ataupun disintesis, dengan penambahan terbaru (nihonium, moscovium, tennessine, dan oganesson)

yang dikonfirmasi oleh International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) terhadap tanggal 30 Desember 2015 dan secara resmi diberi nama atas tanggal 28 November thn 2016: mereka menyelesaikan tujuh bait awal Tabel periodik. Sembilan puluh empat unsur pertama ditemukan secara alami, walau beberapa ditemukan dengan jumlah renik dan disintesis pada laboratorium sebelum ditemukan di alam.

Unsur-unsur mulai nomor atom 95 hingga 118 merupakan unsur sintetis yang dibuat di laboratorium. Bukti menunjukkan bahwa unsur-unsur nomor 95 s/d 100 sekali ditemukan di alam, tetapi saat ini tidak dijumpai lagi. Sintesis unsur dengan nomor atom yang lebih besar masih terus dikembangkan. Sejumlah radionuklida sintetis ataupun unsur yang berada di alam telah diproduksi di laboratorium.

Tabel periodik standar memberikan informasi yang tingkat dasar mengenai suatu unsur. terdapat juga cara lain untuk menampilkan unsur-unsur kimia dengan memuat keterangan lebih ataupun dari persepektif yang berbeda.

Metode Pengelompokan

tabel periodik
Golongan dan periode

Terhadap metode pengelompokan terbagi sebagai empat kelompok, yaitu Golongan, Periode, Blok, Logam, Metaloid dan Nonlogam

  1. Golongan

Golongan ataupun famili adalah kolom vertikal terhadap tabel periodik. Golongan umumnya mempunyai tren periodik yang lebih bermakna daripada golongan periode dan blok, yang tentu dijelaskan kemudian. Teori mekanika kuantum modern dari struktur atom menjelaskan berkenaan unsur-unsur yang berada terhadap golongan yang sama memiliki konfigurasi elektron yang sama terhadap kulit valensinya.

Akibatnya, unsur-unsur terhadap golongan yang sama condong memiliki sifat serta tren yang jelas sejalan dengan kenaikan nomor atom. Akan tetapi, pada beberapa bagian tabel periodik, seperti blok-d dan blok-f, keselarasan horisontal itu lebih penting, atau lebih jelas daripada keselarasan vertikalnya

  1. Periode

Periode adalah bait horizontal terhadap tabel periodik. meskipun golongan lebih terhadap menggambarkan tren periodik, tentu tetapi terdapat beberapa bagian di mana tren horizontal lebih signifikan daripada tren vertikal. contohnya terhadap blok-f, di mana lantanida dan aktinida membentuk 2 seri unsur horizontal yang substansial

Unsur-unsur terhadap periode yang sama menunjukkan tren tenaga ionisasi, jari-jari atom, afinitas elektron, dan elektronegativitas. Dari kiri ke kanan terhadap periode yang sama, jari-jari atom umumnya menyusut.

Hal ini terjadi dikarenakan masing-masing unsur yang berurutan menambah proton ataupun elektron, yang menimbulkan elektron tertarik lebih dekat terhadap inti atom. Penurunan jari-jari atom ini yang menimbulkan tenaga ionisasi meningkat dari kiri ke kanan terhadap satu periode.

Semakin kuat hubungan suatu unsur, maka semakin banyak tenaga yang di butuhkan untuk melepas elektron. Elektronegativitas meningkat sesuai dengan kenaikan tenaga ionisasi dikarenakan elektron tertarik ke inti atom.

Afinitas elektron juga menunjukkan bahwa kesamaan sama terhadap periode yang sama. Logam (periode sebelah kiri) pada umumnya mempunyai afinitas elektron yang lebih rendah daripada non logam (periode sebelah kanan), dengan pengecualian terhadap gas mulia

  1. Blok

Bagian tertentu terhadap tabel periodik bisa dirujuk sebagai blok sesuai dengan urutan pengisian kulit elektron unsur-unsurnya. Masing-masing blok diberi nama yang sesuai dengan sub kulit zona elektron terakhir berada

Blok-s tersusun dari 2 golongan pertama yakni logam alkali dan alkalil tanah ditambah hidrogen dan helium.

  • Blok-p tersusun terhadap enam golongan terakhir, yakni golongan 13 hingga 18 sesuai dengan IUPAC (3A hingga 8A sesuai penamaan Amerika), dan mengandung, sebagian besar metaloid.
  • Blok-d tersusun terhadap golongan 3 hingga 12 (atau golongan 3B sampai 2B pada penggolongan sistem Amerika) dan seluruhnya yakni berupa logam transisi.
  • Blok-f, seringnya diletakkan di bawah tabel utama, tidak memiliki nomor golongan dan tersusun terhadap lantanida dan aktinida.
  1. Logam, Metaloid, dan Nonlogam

Sesuai dengan sifat fisika dan kimianya, unsur bisa diklasifikasikan ke pada tiga kategori besar yakni logam, metaloid dan nonlogam

Logam biasanya berkilau, padatan konduktivitas tinggi, bisa membentuk aloy dengan logam lainnya dan membentuk senyawa ion sama garam dengan nonlogam ataupun selain gas mulia. Sebagian besar nonlogam yakni berupa gas berwarna atau tak berwarna.

Nonlogam yg membentuk senyawa dengan nonlogam yg lainnya berikatan secara kovalen. Di antara logam dan nonlogam terdapat metaloid, yang mempunyai sifat di celah logam dan nonlogam atau campuran keduanya

Logam dan nonlogam bisa diklasifikasikan lebih terus pada subkategori yang menunjukkan gradasi sifat dari logam ke nonlogam, untuk unsur-unsur terhadap periode yang sama. Logam terbagi ke pada logam alkali yang reaktif, lantanida dan aktinida, logam alkali tanah yang kurang reaktif, logam transisi, dan terakhir logam pasca-transisi dengan sifat fisika dan kimia paling lemah.

Nonlogam dibagi sebagai nonlogam poliatomik, yang lebih mirip dengan metaloid; nonlogam diatomik, yang merupakan nonlogam esensial dan gas mulia monoatomik, yang merupakan nonlogam dan nyaris inert sempurna. Penggolongan terspesialisasi logam refraktori dan logam mulia, yang ialah logam transisi, juga diketahui dan terkadang dicantumkan.

Tabel Periodik Unsur Kimia

tabel periodik
tabel unsur kimia

Di bawah ini tentu di tampilkan gambar tabel periodik unsur kimia lengkap yang meliputi nama-nama unsur, simbol beserta keterangannya

tabel periodik unsur kimia

Keterangan:

No atom Unsur Kimia Simbol
1 hidrogen H
2 helium He
3 lithium Li
4 beryllium Be
5 boron B
6 carbon C
7 nitrogen N
8 oxygen O
9 fluorine F
10 neon Ne
11 sodium Na
12 magnesium Mg
13 aluminum Al
14 silicon Si
15 phosphorus P
16 sulfur S
17 chlorine Cl
18 argon Ar
19 potassium K
20 calcium Ca
21 scandium Sc
22 titanium Ti
23 vanadium V
24 chromium Cr
25 manganese Mn
26 iron Fe
27 cobalt Co
28 nickel Ni
29 copper Cu
30 zinc Zn
31 gallium Ga
32 germanium Ge
33 arsenic As
34 selenium Se
35 bromine Br
36 krypton Kr
37 rubidium Rb
38 strontium Sr
39 yttrium Y
40 zirconium Zr
41 niobium Nb
42 molybdenum Mo
43 technetium Tc
44 ruthenium Ru
45 rhodium Rh
46 palladium Pd
47 silver Ag
48 cadmium Cd
49 indium In
50 tin Sn
51 antimony Sb
52 tellurium Te
53 iodine I
54 xenon Xe
55 cesium Cs
56 barium Ba
57 lanthanum La
58 cerium Ce
59 praseodymium Pr
60 neodymium Nd
61 promethium Pm
62 samarium Sm
63 europium Eu
64 gadolinium Gd
65 terbium Tb
66 dysprosium Dy
67 holmium Ho
68 erbium Er
69 thulium Tm
70 ytterbium Yb
71 lutetium Lu
72 hafnium Hf
73 tantalum Ta
74 tungsten W
75 rhenium Re
76 osmium Os
77 iridium Ir
78 platinum Pt
79 gold Au
80 mercury Hg
81 thallium Tl
82 lead Pb
83 bismuth Bi
84 polonium Po
85 astatine At
86 radon Rn
87 francium Fr
88 radium Ra
89 actinium Ac
90 thorium Th
91 protactinium Pa
92 uranium U
93 neptunium Np
94 plutonium Pu
95 americium Am
96 curium Cm
97 berkelium Bk
98 californium Cf
99 einsteinium Es
100 fermium Fm
101 mendelevium Md
102 nobelium No
103 lawrencium Lr
104 rutherfordium Rf
105 dubnium Db
106 seaborgium Sg
107 Bohrium Bh
108 Hassium Hs
109 meitnerium Mt
110 Darmstadtium Ds
111 Roentgenium Rg
112 Copernicium Cn
113 Ununtrium Uut
114 Ununquadium Uuq
115 Ununpentium Uup
116 Ununhexium Uuh
117 Ununseptium Uus
118 Ununoctium Uuo

Demikian penjelasan tentang tabel priodik yang bisa kami sampaikan, semoga bisa memberi manfaat dan anda menemukan apa yang anda cari disini.

Sumber :

/id.wikipedia.org

/rumusrumus.com

tabel periodik

Leave a Comment